Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh struktur modal, pertumbuhan aset, dan likuiditas terhadap kinerja keuangan perusahaan manufaktur sub sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode regresi linier berganda dan uji hipotesis untuk melihat hubungan signifikan antar variabel. Data yang digunakan adalah data sekunder berupa laporan keuangan dari perusahaan-perusahaan terkait selama periode 2019-2022 sebanyak 26 perusahaan. Pengambilann sampel menggunakan metode non-probability sampling. Teknik yang digunakan untuk menguji hipotesis adalah uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, analisis korelasi berganda, analisis determinasi, uji t. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa struktur modal berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan, sedangkan pertumbuhan asset dan likuiditas Perusahaan tidak berpengaruh terhadap kinerja keuangan.