Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Media Sosial Instagram terhadap Penjualan pada Zafa Thai Tea Bumimas Banjarmasin Norrahmiati; Elena, Sofia
Surplus: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol. 1 No. 1 (2022): Desember 2022
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/sur.v1i1.169

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Media Sosial Instagram Terhadap Penjualan Pada Zafa Thai Tea Bumimas Banjarmasin Provinsi Kalimantan Selatan. Menurut penelitian yang penulis lakukan permasalahan yang terjadi adalah kurangnya pelaku usaha memanfaatkan akun tersebut dalam melakukan pemasaran melalui media sosial instagram, sehingga menyebabkan kurangnya penjualan melalui media tersebut. Variabel dari penelitian ini yaitu Media Sosial Instagram (X) dan Penjualan (Y). Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan menggunakan sumber data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data yaitu menggunakan kuesioner/angket. Populasi dalam penelitian ini adalah pengikut akun instagram @thaitea_zafa tahun 2021 dengan jumlah 108 pengikut. Berdasarkan pada perhitungan menggunakan rumus slovin ditemukan hasil angka 85,03 yang dibulatkan menjadi 85. Jadi sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 85 sampel. Teknik pengambilan sampel menggunakan simpel random sampling. Teknik Analisis data menggunakan regresi linier sederhana. Berdasarkan dari hasil penelitian dapat disimpulkan sebagai berikut: Hasil regresi sederhana yaitu Y = 5,130 + 0,942X. Variabel media sosial instagram (X) 26,609 > 1,988 (ttabel), hal ini berarti media sosial instagram berpengaruh secara signifikan terhadap penjualan Zafa Thai Tea Bumimas Banjarmasin Provinsi Kalimantan Selatan. Dampak yang ditimbulkan oleh variabel media sosial instagram sebesar 89,5% sisanya 10,5% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
Simulating Sustainable Color-Form Decisions in AI-Driven Eco-Brand Identity Design Elena, Sofia; Alexander, Liam
International Journal of Graphic Design Vol. 4 No. 1 (2026): April | IJGD: International Journal of Graphic Design
Publisher : University of Science and Computer Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/ijgd.v4i1.3313

Abstract

Integrating sustainability into brand identity design remains challenging, as the harmony between visual aesthetics, primarily color and shape, and eco-branding values often relies on subjective judgment, highlighting a lack of data-driven approaches. While AI-assisted design tools have demonstrated utility, their primary focus remains on aesthetic generation rather than sustainable design optimization. This research addresses this gap by proposing a simulation-based framework that, through simulation and expert review, examines and evaluates how AI-assisted color-form choices influence both aesthetic consistency and ecological brand alignment. Using synthetic data and scenario modeling, we created a simulation that analyzes color and form parameters against sustainability indicators across three scenarios: Aesthetic-only, Sustainability-only, and an Integrated Eco-Aesthetic approach. Eco-Alignment was computed using cosine similarity of semantic embeddings across 50 simulation runs for each scenario, providing a quantifiable measure of semantic consistency with eco-brand values. The results indicate that the integrated approach outperformed single-focus scenarios in balancing aesthetic harmony and eco-alignment. At the same time, the Color-Form Sustainability Matrix identified specific combinations, such as earthy tones paired with organic shapes, that achieved the highest Eco-Alignment Scores. This study contributes methodologically by linking computational aesthetics with sustainable design through structured simulation, offering designers an evidence-informed framework for making visual decisions that support environmental ethos and reduce resource-intensive trial-and-error design processes.