Hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran IPA di SMP Angkasa Kupang masih rendah, hal ini karena kurangnya partisipasi aktif peserta didik selama proses pembelajaran seperti pemberian stimulus dan sebagian guru belum mampu mengembangkan media yang mendukung penerapan model pembelajaran. Untuk meningkatkan interaksi dan hasil belajar peserta didik maka perlu diterapkan model Discovery Learning dengan bantuan media alat peraga. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model Discovery Learning berbantuan media alat peraga terhadap hasil belajar peserta didik kelas VIII pada materi sistem peredaran darah manusia. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan metode Quasi Eksperimen. Desain penelitian menggunakan Nonequivalent Control Group Design. Pengambilan sampel dengan teknik Purposive sampling. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif dan analisis inferensial. Hasil penelitian menunjukan perolehan rata rata pretest pada kelas eksperimen sebesar 56,83 dan meningkat menjadi 81,83 setelah diberi posstest dengan rata rata N-Gain sebesar 0,57 dengan kategori sedang. Sedangkan pada kelas kontrol diperoleh nila rata rata pretest 56,66 dan meningkat menjadi 74,33 setelah diberi posstest, rata rata N-Gain sebesar 0,39 dengan kategori rendah. Hasil uji anacova, menunjukkan nilai probabilitas (sig) 0,001 < 0,05 sehingga Ho yang menyatakan tidak ada pengaruh model Discovery Learning berbantuan media alat peraga terhadap hasil belajar peserta didik ditolak sedangkan Ha yang menyatakan ada pengaruh model pembelajaran Discovery Learning berbantuan media alat peraga terhadap hasil belajar peserta didik diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa model Discovery Learning berbantuan media alat peraga berpengaruh terhadap hasil belajar peserta didik SMP.