Permatasari, Henny
Departemen Keperawatan Komunitas, Universitas Indonesia, Depok

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Berbagai Strategi Intervensi untuk Menangani Bullying pada Remaja Runesi, Odis; Widyatuti, Widyatuti; Rachmawati, Utami; Permatasari, Henny
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 16, No 1 (2025): Januari-Maret 2025
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf16161

Abstract

Bullying is a global health problem that has significant impacts on the physical, mental, and socio-economic health of victims and perpetrators. Long-term impacts can include the risk of mental health disorders and suicide. The purpose of this study was to identify evidence-based interventions to prevent and reduce bullying in adolescents. This study was a systematic review following the PRISMA guidelines. Literature searches were conducted in several databases, namely PubMed, Proquees, EbscoHost, Sciencedirect, JSTOR and Scopus. The criteria for articles were published in English, published in the last 5 years. The results of the review showed that interventions used to address bullying fall into four categories, namely: 1) school-based programs; 2) peer mentoring involvement; 3) technology-based digital approaches; and 4) perzonalitation and psychological factors. It was concluded that various school-based programs, peer mentoring, and innovative technologies are effective in preventing bullying, as well as creating a safe and supportive environment.Keywords: adolescents; bullying; intervention ABSTRAK Bullying adalah masalah kesehatan global yang berdampak signifikan pada kesehatan fisik, mental, dan sosial-ekonomi korban serta pelaku. Dampak jangka panjang yang terjadi dapat mencakup risiko gangguan kesehatan mental dan bunuh diri. Tujuan dari studi ini adalah untuk mengidentifikasi intervensi berbasis bukti guna mencegah dan mengurangi bullying pada remaja. Studi ini merupakan tinjauan sistematis dengan mengikuti pedoman PRISMA. Pencarian literatur dilakukan pada beberapa database yaitu PubMed, Proquees, EbscoHost, Sciencedirect, JSTOR dan Scopus. Kriteria artikel adalah diterbitkan dalam bahasa Inggris, terbit dalam 5 tahun terakhir. Hasil review menunjukkan bahwa intervensi-intervesi yang digunakan untuk menangani bullying masuk dalam empat kategori yang meliputi: 1) program berbasis sekolah; 2) keterlibatan peer mentoring; 3) pendekatan digital berbasis teknologi; dan 4) personalisasi dan faktor psikologis. Disimpulkan bahwa berbagai program berbasis sekolah, peer mentoring, dan teknologi inovatif efektif untuk mencegah bullying, serta menciptakan lingkungan aman dan mendukung.Kata kunci: remaja; bullying; intervensi
Kebutuhan Klien dan Caregiver, Kualitas Perawatan, Desain Program dan Peran Tenaga Kesehatan sebagai Penentu Keberhasilan Penerapan Total Care di Komunitas Prastyanto, FX Bobby Tyas; Wiarsih, Wiwin; Permatasari, Henny; Setiawan, Agus
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 16, No 2 (2025): April-Juni 2025 (up coming)
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf16243

Abstract

Home or community health care is increasingly popular, driven by increasing life expectancy and the rise in chronic diseases. Total care is a multidisciplinary approach that encompasses physical, psychological, social, and spiritual aspects. The success of total care implementation depends on meeting the needs of clients and their satisfaction with the services. The purpose of this study was to determine the factors that influence client and family satisfaction in the implementation of total care in the community. This systematic review followed the PRISMA guidelines, with a literature search in ProQuest, ScienceDirect, Scopus, and PubMed. The keywords used were "total care patient," "home care" and "patient satisfaction." Inclusion criteria included clients in palliative care and chronic diseases, with studies conducted in the last 10 years. The results of the analysis showed that the quality of care was influenced by client needs, satisfaction, the role of caregivers, and health workers. Good interactions between clients, families, and the health team increased satisfaction. However, challenges such as caregiver burden, ineffective communication, and limited access to resources still exist. Furthermore, it was concluded that the success of total care in the community requires a holistic and collaborative approach. Understanding the challenges faced by caregivers and improving communication and access to resources are key to improving client and family satisfaction in home-based health care.Keywords: total care; client satisfaction; caregiver; palliative care ABSTRAK Pelayanan kesehatan di rumah atau komunitas semakin populer, didorong oleh peningkatan harapan hidup dan peningkatan penyakit kronis. Total care adalah pendekatan multidisiplin yang mencakup aspek fisik, psikologis, sosial, dan spiritual. Keberhasilan penerapan total care bergantung pada pemenuhan kebutuhan klien dan kepuasan mereka terhadap layanan. Tujuan dari studi ini adalah mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan klien dan keluarga dalam penerapan total care di masyarakat. Tinjauan sistematis ini mengikuti pedoman PRISMA, dengan pencarian literatur di ProQuest, ScienceDirect, Scopus, dan PubMed. Kata kunci yang digunakan adalah "total care patient," "home care" dan "patient satisfaction." Kriteria inklusi meliputi klien dalam perawatan paliatif dan penyakit kronis, dengan penelitian yang dilakukan dalam 10 tahun terakhir. Hasil analisis menunjukkan bahwa kualitas layanan dipengaruhi oleh kebutuhan klien, kepuasan, peran pengasuh, dan tenaga kesehatan. Interaksi yang baik antara klien, keluarga, dan tim kesehatan meningkatkan kepuasan. Namun, tantangan seperti beban pengasuh, komunikasi yang kurang efektif, dan akses terbatas terhadap sumber daya masih ada. Selanjutnya disimpulkan bahwa keberhasilan total care di komunitas memerlukan pendekatan holistik dan kolaboratif. Memahami tantangan yang dihadapi pengasuh dan meningkatkan komunikasi serta akses terhadap sumber daya adalah kunci untuk meningkatkan kepuasan klien dan keluarga dalam pelayanan kesehatan berbasis rumah.Kata kunci: total care; kepuasan klien; pengasuh; perawatan paliatif