Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Manajemen Risiko Dalam Proyek Konstruksi: Evaluasi Dan Pengembangan Model Yuli Tinambunan
Jurnal Ekonomi, Akuntasi dan manajemen Indonesia (JEAMI) Vol. 3 No. 01 (2024): Jurnal Ekonomi, Akuntasi dan Manajemen Indonesia (JEAMI), November 2024
Publisher : SEAN Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58471/jeami.v3i01.599

Abstract

Manajemen risiko dalam proyek konstruksi merupakan aspek kritis yang memerlukan perhatian serius dari para pemangku kepentingan. Setiap proyek konstruksi memiliki potensi risiko yang dapat mempengaruhi kelancaran, kualitas, dan keselamatan proyek tersebut. Evaluasi dan pengembangan model manajemen risiko menjadi suatu kebutuhan mendesak untuk meminimalkan dampak negatif yang mungkin terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi berbagai model manajemen risiko yang telah ada, serta mengembangkan model yang sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan proyek konstruksi. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan, yang melibatkan pengumpulan dan pengolahan data dari berbagai literatur yang relevan dengan manajemen risiko proyek konstruksi. Hasil penelitian ini mengungkapkan beberapa temuan kunci, antara lain, langkah-langkah identifikasi risiko, analisis risiko, perencanaan respons risiko, pengendalian risiko, dan evaluasi serta pengembangan model. Identifikasi risiko melibatkan pemahaman mendalam tentang lingkup proyek, analisis desain dan spesifikasi, serta konsultasi dengan pihak terkait. Analisis risiko mencakup penilaian probabilitas dan dampak, prioritisasi risiko, analisis sensitivitas, dan skenario analisis. Perencanaan respons risiko melibatkan pengembangan strategi respons, rencana kontingensi, dan alokasi sumber daya. Pengendalian risiko melibatkan implementasi rencana respons, pemantauan terus menerus, dan evaluasi kinerja. Evaluasi dan pengembangan model mencakup pengukuran kinerja model, analisis akurasi, dan keterlibatan pemangku kepentingan. Kesimpulannya, pendekatan holistik ini, yang melibatkan identifikasi, analisis, perencanaan respons, pengendalian, dan evaluasi model, dapat meningkatkan adaptabilitas dan responsivitas manajemen risiko proyek konstruksi terhadap perubahan dan tantangan.