Mahasiswa yang telah menyelesaikan masa studi atau fresh graduate kemudian selanjutnya akan memasuki dalam dunia karirnya. Namun, keraguan dan ketidakpastian akan peluang karir menimbulkan sebuah rasa takut akan kegagalan (fear of failure). Berkaitan dengan adanya sebuah perasaan fear of failure pada mahasiswa lulusan baru, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga terhadap fear of failure yang dialami oleh fresh graduate UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Metode penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Subjek penelitian ini adalah fresh graduate yang lulus ≤ 1 tahun terakhir, dengan total sampel sejumlah 358 responden yang terdiri dari delapan Fakultas. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan dua skala yaitu skala dukungan keluarga dan fear of failure (PFAI) yang dikembangkan dari aspek fear of experiencing shame and embarrassment, fear of devaluing one’s self-estimate, fear of having an uncertain future, fear of important others losing interest, dan fear of upsetting important others. Sementara teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan korelasi pearson product moment. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan negatif antara dukungan keluarga dengan fear of failure pada fresh graduate UIN Sunan Kalijaga (p<.001). Artinya dukungan keluarga yang semakin tinggi akan menurunkan fear of failure yang dialami para mahasiswa fresh graduate, dan sebaliknya. Sementara sumbangan efektif dukungan keluarga dalam mempengaruhi fear of failure ditunjukkan sebesar 21.9%. Penelitian ini mengimplikasikan bahwa dukungan perlu diberikan dari keluarga kepada fresh graduate agar dapat mengurangi fear of failure yang dialami setelah kelulusan sebagai mahasiswa.