Sogen, Martha
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Model Pembelajaran Student Teams Achievement Devision Terhadap Motivasi Belajar Siswa SMAN 1 Titehena Hurint, Adelheit; Sogen, Martha
Pubmedia Jurnal Penelitian Tindakan Kelas Indonesia Vol. 2 No. 2 (2025): February
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/ptk.v2i2.1487

Abstract

Hasil belajar peserta didik banyak ditemukan tidak mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM), berbagai faktor yang mempengaruhi hasil belajar siswa yang belum maksimal ini yakni kurangnya perhatian orang tua, keadaan ekonomi, strategi pembelajaran yang dirancang oleh guru, metode yang digunakan oleh guru, kesiapan mengajar guru, bahasa yang digunakan oleh guru, pengelolaan kelas, dan berbagai hal lainnya maka peran seorang pendidik dalam memanfaatkan berbagai kompetensi dalam pengelolaan kelas, baik itu perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi sangat di perlukan. Salah satu metode yang digunakan untuk meningkatkan hasil belajar siswa hasil belajar siswa adalah metode STAD. Berdasarkan observasi awal di SMAN 1 TITEHENA masih banyak peserta didik yang hasil belajar PAK belum didapati secara maksimal. Hal ini banyak peserta didik yang tidak serius dalam mengikuti pembelajaran, bersifat pasif dalam proses pembelajaran PAK. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa melalui metode pembelajaran Student Teams Achievement Division pada materi gereja sebagai umat Allah mata pelajaran Pendidikan Agama Katolik kelas XI MIA di SMAN 1 Titehena. Metode penelitian yang diguanakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindak Kelas (PTK). Hasil penelitian menunjukkan penggunaan metode STAD dalam siklus 1 dengan menggunakan metode ceramah, hasil belajar siswa belum dicapai secara maksimal hal ini dilihat dari hasil tes yakni presentase ketuntasan kelas XI MIA 31,25%. Penggunaan metode STAD pada siklus 2 melalui hasil observasi peningkatan keaktifan peserta didik dalam mengikuti proses pembelajaran lebih dominan pada penggunaan metode STAD dengan rata-rata presentase Sangat baik 18,75% ; Baik 75% ; Cukup 6,25% ; tidak 0% dan peningkatan hasil belajar siswa mencapai 75%, artinya ada perbedaan penggunaan metode ceramah dengan metode STAD dengan perubahan hasil belajar siswa sebesar 43,75%.