Timenia , Anne Auldwyne T.
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Canine babesiosis in Nueva Ecija, Philippines: A retrospective study from small animal veterinary clinics Timenia , Anne Auldwyne T.; Santos , Christian C.; Soriano , Alvin Puntil
ARSHI Veterinary Letters Vol. 9 No. 1 (2025): ARSHI Veterinary Letters - February 2025
Publisher : School of Veterinary Medicine and Biomedical Sciences, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/avl.9.1.1-2

Abstract

Studi ini menyelidiki kejadian babesiosis anjing dari tahun 2020 hingga 2022 berdasarkan catatan dari delapan klinik hewan kecil di empat kota di Nueva Ecija: Cabanatuan, Gapan, Muñoz, dan San Jose. Data tentang usia, jenis kelamin, ras, tanda klinis, tanggal diagnosis, dan alamat pemilik dikumpulkan dan disusun menggunakan Microsoft Excel. Hasilnya menunjukkan bahwa anjing berusia 13 bulan ke atas memiliki insiden babesiosis tertinggi (52,86%). Anjing jantan (50,26%) sedikit lebih terpengaruh daripada anjing betina (47,66%). Ras anjing ras mainan, khususnya Shih Tzu, menunjukkan tingkat infeksi tertinggi (56,50%). Ketidaksediaan makan merupakan tanda klinis yang paling sering diamati (61,01%). Mayoritas kasus (49,39%) terjadi selama musim hujan (Juni hingga November), dengan Cabanatuan melaporkan jumlah kasus tertinggi (184 kasus). Analisis statistik mengungkapkan hubungan signifikan antara babesiosis dan usia, jenis kelamin, dan ras anjing.