Faridah Faridah
Program Studi Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Bosowa

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Evaluasi Sistem Informasi Pembayaran Non Tunai Pada PT Angkasa Pura 1 (Persero) Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin Nur Fedia; Muhammad Idris; Faridah Faridah
ACCESS: Journal of Accounting, Finance and Sharia Accounting Vol. 4 No. 1 (2026): ACCESS: Journal of Accounting, Finace and Sharia Accounting, April 2026
Publisher : Program Studi Akuntasi Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/access.v4i1.3055

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sistem informasi pembayaran non tunai pada PT Angkasa Pura 1 (Persero) Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin dengan menitikberatkan pada efektivitas sistem, integrasi teknologi, serta kontribusinya terhadap kualitas layanan dan tata kelola keuangan. Perkembangan teknologi informasi telah mendorong transformasi sistem pembayaran dari metode konvensional menuju sistem non tunai yang lebih efisien dan transparan. Sistem informasi pembayaran non tunai menjadi komponen penting dalam mendukung operasional organisasi, khususnya dalam pengelolaan transaksi yang cepat, akurat, dan terdokumentasi dengan baik. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem informasi pembayaran non tunai yang diterapkan mampu meningkatkan efisiensi operasional, mempercepat proses transaksi, serta meminimalisir kesalahan pencatatan. Integrasi sistem juga memberikan kemudahan dalam pengawasan dan pelaporan keuangan secara real time. Meskipun demikian, masih terdapat kendala pada aspek integrasi sistem dan kesiapan sumber daya manusia dalam mengoperasikan teknologi secara optimal. Evaluasi sistem menunjukkan bahwa peningkatan kapasitas pengguna dan penguatan infrastruktur teknologi menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan implementasi sistem. Temuan ini memberikan implikasi bahwa sistem informasi pembayaran non tunai memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas layanan dan tata kelola keuangan pada sektor transportasi udara.   This study aims to evaluate the non-cash payment information system at PT Angkasa Pura 1 (Persero) Sultan Hasanuddin International Airport, focusing on system effectiveness, technological integration, and its contribution to service quality and financial governance. The advancement of information technology has driven the transformation of payment systems from conventional methods to more efficient and transparent cashless systems. Non-cash payment information systems play a crucial role in supporting organizational operations, particularly in managing transactions that are fast, accurate, and well-documented. This research employs a qualitative approach using interviews, observations, and documentation as data collection techniques. The findings indicate that the implemented non-cash payment system improves operational efficiency, accelerates transaction processes, and minimizes recording errors. System integration also facilitates monitoring and real-time financial reporting. However, challenges remain in system integration and the readiness of human resources in utilizing technology optimally. The evaluation highlights that user capacity development and technological infrastructure strengthening are essential for successful system implementation. These findings emphasize the strategic role of non-cash payment information systems in enhancing service quality and financial governance in the aviation sector.
Pengaruh Budaya Organisasi Dan Pelatihan Auditor Terhadap Profesionalisme Auditor Pada Kantor Akuntan Publik Kota Makassar Sheren Gloria Natalin; A. Arifuddin Mane; Faridah Faridah
ACCESS: Journal of Accounting, Finance and Sharia Accounting Vol. 3 No. 3 (2025): ACCESS: Journal of Accounting, Finace and Sharia Accounting, Desember 2025
Publisher : Program Studi Akuntasi Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/access.v3i3.2798

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh budaya organisasi dan pelatihan auditor terhadap profesionalisme auditor pada Kantor Akuntan Publik di Kota Makassar melalui pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif. Variabel budaya organisasi diukur melalui indikator nilai, norma, dan pola kerja yang mencerminkan kekuatan karakter organisasi, sedangkan pelatihan auditor dievaluasi melalui keterlibatan auditor dalam program pengembangan kompetensi formal dan nonformal. Profesionalisme auditor dianalisis sebagai kemampuan individu menjalankan peran audit dengan integritas, objektivitas, kecermatan, serta kepatuhan terhadap standar profesi. Data penelitian diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada empat puluh satu auditor yang memenuhi kriteria kelayakan analisis, kemudian diuji menggunakan regresi linier berganda untuk menilai pengaruh parsial maupun simultan antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya organisasi memiliki kontribusi signifikan dalam membentuk perilaku profesional auditor karena nilai dan norma organisasi mampu mengarahkan auditor untuk menjaga konsistensi etika dalam proses pemeriksaan. Pelatihan auditor turut memberikan pengaruh yang kuat melalui peningkatan pengetahuan teknis, kemampuan analitis, dan keterampilan interpretasi bukti audit. Temuan simultan menunjukkan bahwa kedua variabel bekerja secara saling melengkapi sehingga profesionalisme auditor bukan hanya hasil dari kompetensi individual, tetapi juga lingkungan kerja yang mendukung pembentukan perilaku profesional. Pemahaman ini memberikan implikasi bahwa peningkatan kualitas audit memerlukan strategi penguatan nilai organisasi dan pelatihan yang lebih terstruktur untuk mendukung pengembangan auditor secara berkelanjutan. This study aims to analyze the influence of organizational culture and auditor training on auditor professionalism in public accounting firms in Makassar City, employing a quantitative approach with an associative research design. Organizational culture is assessed through indicators of shared values, norms, and work practices that reflect the strength and consistency of organizational character. In contrast, auditor training is evaluated by auditors’ participation in both formal and informal competency-enhancement programs. Auditor professionalism is examined as the ability to perform audit roles with integrity, objectivity, diligence, and adherence to professional standards. Research data were collected through questionnaires administered to forty-one eligible auditors and analyzed using multiple linear regression to assess both partial and simultaneous effects among the variables. The findings indicate that organizational culture significantly shapes auditors’ professional behavior, as shared values and norms guide their ethical conduct throughout the audit process. Auditor training also exerts a substantial influence by improving technical knowledge, analytical skills, and the capacity to interpret audit evidence. Simultaneous analysis reveals that the two variables interact in complementary ways, indicating that auditor professionalism is not built solely on individual competencies but also on organizational environments that support ethical and technical development. These insights emphasize the need for accounting firms to strengthen organizational values and implement structured training programs to achieve sustainable improvements in audit quality.