Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Desa BIPA: Upaya Internasionalisasi Bahasa Indonesia untuk Mewujudkan Indonesia Emas 2045 Annisa Widya Shafira; Dian Fadila Saprilia; Berliana Fajriani; Nirsa Ismi Almanda; Peni Pinandhita; Liliana Muliastuti
Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 20 No 2 (2024)
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/jv9fem58

Abstract

ABSTRAK: Tujuan dari penelitian ini ialah merancang program pembelajaran Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing (BIPA) di desa sebagai upaya internasionalisasi bahasa Indonesia untuk mewujudkan Indonesia emas tahun 2045 serta mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), terutama pada poin 4 (pendidikan yang berkualitas) dan poin 9 (infrastruktur, industri, dan inovasi). Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini bersifat kualitatif dengan menggunakan metode studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program Desa BIPA merupakan program yang inovatif, futuristik, dan berdampak sistemik melalui pembelajaran berbasis pengalaman langsung di desa untuk meningkatkan pemahaman lintas budaya warga negara asing melalui penerapan konsep ICARE (Introduction, Connection, Application, Reflection, dan Extension). Desa BIPA juga memiliki beberapa sub program, di antaranya Inkubator Bahasa Indonesia, Jelajah Budaya Nusantara, Program Magang dan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Asisten Pengajar BIPA di Satuan Pendidikan, dan Pergelaran Seni Budaya Desa (Persebud) yang melibatkan kolaborasi lintas sektor untuk mewujudkan visi Indonesia emas tahun 2045. KATA KUNCI: Desa BIPA; internasionalisasi bahasa Indonesia; Indonesia emas 2045.
Strengthening the Legal Awareness of the Nambo Village Community in Supporting Social Reintegration for Former Correctional Inmates Dwi Afrimetty Timoera; Annisa Rahmi Faisal; Sanusi Sanusi; Aditya Affandi; Fikri Luhur Dwi Putro; Peni Pinandhita; Rafa' Rafa'; Sekar Sakinatus Saadah; Widya Tjandra
Jurnal Ilmiah Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 11, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um019v11i1p32 - 40

Abstract

The purpose of this study is to analyze the social reintegration of former inmates from a legal perspective, as well as the strategies and challenges faced in the process of social reintegration for former inmates. This study employs a qualitative approach using phenomenological methods. The results of the study indicate that social reintegration already has a legal basis as stipulated in Law Number 22 of 2022 on Correctional Institutions, which emphasizes rehabilitation, the protection of human rights, and the restoration of the social functions of former inmates. Strategies to strengthen social reintegration are implemented through legal education, participatory dialogue, legal awareness campaigns, and the involvement of village governments and communities in building an inclusive social environment. Challenges in the reintegration process include social stigma, negative stereotypes, low community legal literacy, limited economic access, and a lack of space for social dialogue between the community and former inmates.