Lulyastuti Lulyastuti
Universitas Negeri Makassar

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pergulatan Batin dan Kebebasan dalam Puisi Tahanan Ranjang Karya Joko Pinurbo: Hermeneutika Paul Ricoeur Asia M; Ridwan Ridwan; Lulyastuti Lulyastuti
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i1.1358

Abstract

Penelitian ini membahas tentang pemaknaan dalam puisi Tahanan Ranjang karya Joko Pinurbo yang diambil dari buku yang berjudul Selamat Menunaikan Ibadah Puisi dengan menggunakan pendekatan hermeneutika yang dicetuskan oleh Paul Ricoeur. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pembahasan yang berfokus pada teks puisi dengan menggunakan teori hermeneutika sebagai alat untuk membedah makna puisi. Metode kualitatif ialah sebuah prosedur penelitian yang menghasilkan data berupa deskriptif berupa kata-kata yang ditulis dari objek yang diamati. Langkah-langkah penelitian yang dilakukan dalam penelitian ini adalah pembacaan teks puisi Tahanan Ranjang karya Joko Pinurbo secara sistematis, kemudian dilakukan klasifikasi data terhadap kata, kalimat maupun frasea yang mengandung makna-makna yang dikaji dengan menggunakan teori hermeneutik. Hasil dari penelitian ini adalah puisi menggambarkan perjuangan individu untuk melarikan dari keterbatasan, baik yang bersifat fisik maupun mental. Berdasarkan teori hermeneutika Ricoeur, puisi ini menunjukkan pemahaman mendalam tentang kebebasan dan keberdiaman
Subordinasi dan Otonomi Tubuh Perempuan dalam Kumpulan Cerpen L.A Underlover: Feminisme Radikal Kate Millet Ridwan Ridwan; Nensilianti Nensilianti; Lulyastuti Lulyastuti
SAWERIGADING Vol 32, No 1 (2026): Sawerigading, Edisi Juni 2026
Publisher : Balai Bahasa Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/sawer.v32i1.1591

Abstract

This study aims to analyse and uncover the forms of subordination of women’s bodies in the short stories Gimbol by Budi Darma and Penafsir Kebahagiaan by Eka Kurniawan, which are governed by patriarchal power, using the perspective of radical feminism developed by Kate Millett. This analysis highlights how women experience subordination in the biological, coercive, economic, mythical, and ideological dimensions of patriarchy. The research method employed is qualitative descriptive, utilising text analysis and meaning interpretation based on the radical feminist theory. The findings reveal that women in these short stories are portrayed as objects of violence and sexual exploitation controlled by the patriarchal system. This analysis affirms the relevance of Millett’s thinking in unravelling the gender inequalities that persist today. The implications of this research suggest that radical feminist analysis can be used to expose practices of gender injustice in literature. These findings also provide insight into patriarchal power relations. AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengungkap bentuk-bentuk subordinasi tubuh perempuan dalam cerpen Gimbol karya Budi Darma dan Penafsir Kebahagiaan karya Eka Kurniawan yang dikendalikan oleh kuasa patriarki menggunakan perspektif feminisme radikal yang dikembangkan oleh Kate Millett. Analisis ini menyoroti bagaimana perempuan mengalami subordinasi dalam aspek biologis, paksaan, ekonomi, mitos, dan ideologi patriarki. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik analisis teks dan interpretasi makna berbasis teori feminisme radikal. Hasil penelitian mengidentifikasi bahwa perempuan dalam cerpen-cerpen tersebut digambarkan sebagai objek kekerasan dan eksploitasi seksual yang dikendalikan oleh sistem patriarki. Analisis ini menegaskan relevansi pemikiran Millett dalam membongkar ketimpangan gender yang masih berlangsung hingga kini. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa analisis feminisme radikal dapat digunakan untuk mengungkap praktik ketidakadilan gender dalam karya sastra. Temuan ini juga memberikan pemahaman tentang relasi kuasa patriarki.
TUBUH DAN STIGMA SOSIAL PEREMPUAN DALAM NOVEL DURI DAN KUTUK KARYA CICILIA ODAY: FEMINISME EKSISTENSIALIS SIMONE DE BEAUVOIR Lulyastuti Lulyastuti; Ridwan Ridwan
Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 10, No 2 (2026): JURNAL DIKSATRASIA JULI 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/diksatrasia.v10i2.23962

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi tubuh perempuan dan stigma sosial yang dialami tokoh perempuan dalam novel Duri dan Kutuk karya Cicilia Oday dengan menggunakan perspektif feminisme eksistensialis Simone de Beauvoir. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan sumber data berupa kutipan kata, frase, kalimat, dan dialog dalam novel yang relevan dengan konsep feminisme eksistensialis. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi pustaka dan teknik baca-catat, sedangkan analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tokoh Eva mengalami berbagai bentuk objektivikasi yang berkaitan dengan tubuh dan penampilannya sehingga memunculkan stigma sosial, pengucilan, perundungan, hingga kekerasan simbolik dari lingkungan sosial. Namun demikian, tokoh Eva juga menunjukkan kesadaran dan upaya mempertahankan kebebasan eksistensialnya melalui keputusan terhadap tubuhnya sendiri, penolakan terhadap tekanan sosial untuk menikah, serta keinginannya menentukan pilihan hidup secara mandiri. Penelitian ini menegaskan bahwa tubuh perempuan dalam karya sastra tidak hanya menjadi objek penilaian sosial, tetapi juga menjadi ruang perjuangan perempuan untuk mempertahankan eksistensi dirinya dalam struktur masyarakat patriarkal.
Relasi Kuasa dalam Novel Anjing Mengeong, Kucing Menggonggong Karya Eka Kurniawan: Perspektif Michael Foucault Lulyastuti Lulyastuti; Irma Satriani
DIDAKTIS : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 3 No 1 (2025): DIDAKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Fakultas Sastra, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/didaktis.v3i1.789

Abstract

This journal discusses the analysis of power relations in the novel Anjing Mengeong, Kucing Menggonggong by Eka Kurniawan using Michael Foucault's perspective. The research method used in this analysis is the qualitative description method. This method is a research process that produces descriptive data in the form of words rather than numbers. In the analysis of the novel Anjing Mengeong, Kucing Menggonggong by Eka Kurniawan, a descriptive method was used. This research uses analytical techniques which aim to find the data contained in the novel to make data collection and classification easier. The results of the analysis of the novel Dog Meowing, Cats Menggonggong by Eka Kurniawan in this analysis can be found several evidences of relationships that exist in this literary work. In the novel, it is described how the father's power is reflected not only in harsh actions, but also in the form of words spoken to control the child's body. Apart from that, it was also found that there were authorities who were able to cause feelings of humiliation in the child. In Foucault's perspective, power can also appear as a form of control that is internalized by individuals.