NOVA VERYSANJAYA
SDN SWATO 1 TAPIN

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENANAMKAN AKHLAKUL KARIMAH SISWA SDN SWATO 1 KABUPATEN TAPIN NOVA VERYSANJAYA
Darul Ulum: Jurnal Ilmiah Keagamaan, Pendidikan dan Kemasyarakatan Vol 14 No 2 (2023): Darul Ulum: Jurnal Ilmiah Keagamaan, Pendidikan dan Kemasyarakatan, Desember 202
Publisher : STIT DARUL ULUM KOTABARU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62815/darululum.v14i2.136

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh sebuah fenomena kenakalan siswa yang akhir-akhir ini semakin mengkhawatirkan, seperti: tawuran antar pelajar, pergaulan bebas dikalangan remaja, penyalahgunaan narkoba dan sebagainya, dari permasalahan tersebut para guru khususnya guru pendidikan agama Islam memiliki tugas dan peran untuk membina akhlak siswa. Dalam hal ini peneliti membahas terkait peran guru PAI dalam Menanamkan Akhlakul Karimah siswa SDN Swato 1 Kabupaten Tapin. Rumusan masalah dalam penulisan ini adalah (1) Bagaimana peran guru Pendidikan Agama Islam dalam Menanamkan Akhlakul Karimah siswa SDN Swato 1 Kabupaten Tapin? (2) Faktor apa saja yang mempengaruhi guru PAI dalam Menanamkan Akhlakul Karimah siswa SDN Swato 1 Kabupaten Tapin? Penelitian ini disusun berdasarkan data lapangan yang menggunakan pendekatan kualitatif. Data yang dikumpulkan dengan menggunakan observasi partisipan, wawancara mendalam, dan study dokumentasi. Sedangkan untuk analisisnya, peneliti menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif, yaitu berupa uraian dan gambaran data-data yang terkumpul secara menyeluruh tentang keadaan yang sebenarnya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran guru Pendidikan Agama Islam dalam Menanamkan Akhlakul Karimah siswa SDN Swato 1 Kabupaten Tapin meliputi: (1) Sebagai Motivator, (2) Sebagai Model/Keteladanan, (3) Sebagai Penasehat (4) Pembiasaan (5) Sebagai Imansivator/Pengawasan (6) Pemberian Hukuman. Sedangkan Faktor yang mempengaruhi guru PAI dalam Menanamkan Akhlakul Karimah siswa SDN Swato 1 Kabupaten Tapin meliputi: (1) Latar Belakang Guru (2) Faktor Anak Didik (3) Faktor Sarana Prasarana Pendidikan (4) Faktor Lingkungan.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI MODEL PROJECT BASED LEARNING MATERI INDAHNYA SALING MENGHARGAI KEBERAGAMAN PADA KELAS IV SDN SWATO 1 TAPIN NOVA VERYSANJAYA
Darul Ulum: Jurnal Ilmiah Keagamaan, Pendidikan dan Kemasyarakatan Vol 15 No 2 (2024): Darul Ulum: Jurnal Ilmiah Keagamaan, Pendidikan dan Kemasyarakatan, Desember 202
Publisher : STIT DARUL ULUM KOTABARU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62815/darululum.v15i2.169

Abstract

Globalisasi telah membawa kemajuan teknologi yang pesat, mendorong perlunya tingkat keterampilan dan pengetahuan yang tinggi pada setiap individu untuk bersaing. Oleh karena itu, pendidikan menjadi kunci penting dalam pengembangan individu yang cerdas dan terampil. Meskipun demikian, di SDN Swato 1 Kecamatan Salam Babaris, pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti di kelas IV masih menghadapi kendala, terutama terkait orientasi guru yang terlalu terpusat pada pengajar. Akibatnya, partisipasi siswa rendah dan hasil belajar kurang memuaskan. Untuk mengatasi masalah ini, diterapkan model Project Based Learning (PjBL) dalam tiga siklus, yang menunjukkan peningkatan hasil belajar siswa. Nilai rata-rata siswa meningkat dari siklus ke siklus, dengan ketuntasan mencapai 80% pada siklus III, melebihi target 75%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa model PjBL efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa dan memastikan keterlibatan aktif dalam proses pembelajaran. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model PjBL efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV pada materi "Indahnya Saling Menghargai Keberagaman". Hasil penelitian ini memberikan kontribusi pada upaya memperbaiki metode pembelajaran di sekolah dan memastikan bahwa siswa terlibat secara aktif dalam proses pembelajaran, sesuai dengan tuntutan globalisasi.