Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pendidikan Karakter Dalam Makna Pantang Larang Di Desa Pangkalan Buton Dan Rantau Panjang Kecamatan Sukadana Kayong Utara Utut Sugiatno, Septian
Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 21 No. 1 (2023): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Publikasi Ilmiah (LP3M) Institut Agama Islam (IAI) Al-Qodiri Jember, Jawa Timur Indonesia bekerjasama dengan Kopertais Wilayah 4 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53515/qodiri.2023.21.1.205-220

Abstract

This study aims to reveal character education in the meaning of pantang larang [taboo] in Pangkalan Buton and Rantau Panjang Villages, Sukadana Sub-District, Kayong Utara Regency. The method used in this research is descriptive qualitative. In this case it describes the object under study and explains the data thoroughly and systematically. Then after the data is considered to be sufficient, the next stage is data analysis and continued with conclusion drawing. Pantang larang that is still in practice today in Pangkalan Buton and Rantau Panjang is a belief for some people as a norm and adab [good manners] to balance technological advancement in today's digital era, and therefore it indirectly becomes the 'police' in the midst of the growing modernization. Pantang larang that develops in the Pangkalan Buton and Rantau Panjang Village Communities has relevance to character education, especially with regard to religious attitudes and values, resilience, and caring.
Ragam Bahasa Dalam Kajian Sosiolinguistik Di Desa Bange, Kecamatan Sanggau Ledo, Bengkayang Utut Sugiatno, Septian
Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 21 No. 3 (2023): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Publikasi Ilmiah (LP3M) Institut Agama Islam (IAI) Al-Qodiri Jember, Jawa Timur Indonesia bekerjasama dengan Kopertais Wilayah 4 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53515/qodiri.2024.21.3.1223-1234

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui ragam bahasa dalam kajian sosiolinguistik di Desa Bange, Kecamatan Sanggau Ledo, Kabupaten Bengkayang, Provinsi Kalimantan Barat. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif yang merumuskan masalah untuk memandu penelitian agar mengeksplorasi situasi sosial yang akan diteliti secara menyeluruh dan mendalam. Ragam bahasa yang terjadi di Desa Bange, Kecamatan Sanggau Ledo, Kabupaten Bengkayang, Provinsi Kalimantan Barat memiliki begitu banyak macam tergantung dari siapa, kapan, mengapa, dan bagaimana bahasa tersebut digunakan. Namun paling tidak ada beberapa ragam bahasa di Desa Bange, Kecamatan Sanggau Ledo, Kabupaten Bengkayang, di antaranya: ragam dialek, ragam terpelajar, ragam resmi, dan ragam tidak resmi. Secara khusus ragam bahasa di Desa Bange lahir dari masyarakat itu sendiri. Ragam bahasa ditentukan berdasarkan topik yang disampaikan, hubungan pembicara dengan lawan bicara, orang yang dibicarakan, dan medium pembicara. Secara umum ragam bahasa yang hadir di Desa Bange lahir dari latar belakang budaya, sejarah, pendidikan, dan letak geografis