Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Konversi Agama Nur Aulia Fitri
Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 21 No. 1 (2023): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Publikasi Ilmiah (LP3M) Institut Agama Islam (IAI) Al-Qodiri Jember, Jawa Timur Indonesia bekerjasama dengan Kopertais Wilayah 4 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53515/qodiri.2023.21.1.347-354

Abstract

Religion is very important in Indonesia. Almost all Indonesian people have one way of life, namely the religion they adhere to. There are many religions in Indonesia. Although there are only six recognized religions in Indonesia, namely Islam, Christianity, Protestantism, Hinduism, Buddhism and Confucianism. From this diversity of religions, Indonesian society can be said to be a multicultural society. In Indonesia, people are free to choose a religion that they believe in and that is the right of every citizen. This is also supported in the Universal Declaration of Human Rights. In the end, freedom of religion creates many situations of religious conversion in society. The phenomenon of religious conversion in Indonesia has become commonplace, especially since freedom of religion is guaranteed by law. Religious conversion is a phenomenon that often occurs in interfaith couples in uniting their love to the marriage level. One of the impacts that the perpetrators of religious conversion receive from their actions is experiencing gaps or conflicts with their families of origin which in turn affects the relationship with their partner to become disharmonious. In building a harmonious relationship between partners, they must have the nature of mutual understanding and understand the differences between fellow families. Keywords: religion; religious conversion; process of religious conversion.
PERAN STRATEGI 4P DALAM MENINGKATKAN BRAND AWARENESS DAN LOYALITAS PELANGGAN DI ERA DIGITAL Vera Rahmayanti; Nurhikmah Nurhikmah; Nur Aulia Fitri; Sabbar Dahham Sabbar; Ida Farida
Jurnal PenKoMi : Kajian Pendidikan dan Ekonomi Vol 8 No 1 (2025): Jurnal Penkomi : Kajian Pendidikan dan Ekonomi
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/pk.v8i1.2995

Abstract

Jurnal ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran strategi pemasaran yaitu bauran pemasaran (marekiting mix) yang juga dikenal dengan 4P (Product, Price, Promotion, Place) dalam meningkatkan brand awaraness dan loyalitias pelanggan khususnya di era digital yang terus berkembang. Penelitian ini merupakan penelitian Studi Kepustakaan (Library Research), yaitu dengan mengumpulkan dan menganalisis berabagai data tertulis dari sumber yang relevan. Revolusi digital telah secara drastis mengubah cara kita hidup, membawa peluang serta tantangan baru yang belum pernah kita alami sebelumnya termasuk dalam paradigma bisnis, yang terlihat dari semakin ketatnya persaingan antar perusahaan. Perubahan ini mengharuskan perusahaan untuk terus berinovasi dan memperbarui strategi pemasaran mereka. Strategi 4P (Product, Price, Place, Promotion) memainkan peran yang sangat penting dalam meningkatkan brand awareness dan loyalitas pelanggan di era digital. Perusahaan harus inovatif dalam produk, harga, distribusi, dan promosi online untuk menjangkau audiens lebih luas. Dengan memanfaatkan digital, perusahaan dapat mempererat hubungan dengan pelanggan, meningkatkan visibilitas merek, dan menciptakan pengalaman personal, yang memperkuat loyalitas dan mendukung kesuksesan jangka panjang. Namun, tantangannya meliputi keberagaman preferensi konsumen, perubahan teknologi cepat, dan persaingan ketat. Oleh karena itu, perusahaan perlu terus berinovasi dan menyesuaikan strategi pemasaran untuk tetap relevan di pasar digital yang berkembang.