Transformasi digital dalam administrasi pemerintahan daerah mendorong kebutuhan pengelolaan dokumen keuangan yang lebih terintegrasi, termasuk Surat Tanda Setoran (STS) sebagai bukti administratif penerimaan dan penyetoran pendapatan daerah. Penelitian ini bertujuan merancang dan mengimplementasikan sistem informasi pengelolaan STS terintegrasi pada Pemerintahan Kabupaten Bandung untuk mendukung pengelolaan data yang lebih terstruktur. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan System Development Life Cycle (SDLC) yang meliputi tahap perencanaan, analisis kebutuhan, desain, implementasi, pengujian, dan pemeliharaan. Sistem dikembangkan berbasis web menggunakan PHP dan MySQL, dengan data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem mampu mendukung proses pencatatan, pencarian, pelaporan, dan pengarsipan STS secara lebih terintegrasi. Evaluasi penerimaan pengguna menggunakan Technology Acceptance Model (TAM) menunjukkan rata-rata skor 4,27 (kategori sangat baik), sedangkan pengujian blackbox menunjukkan seluruh fungsi utama sistem berjalan sesuai kebutuhan. Temuan ini mengindikasikan bahwa sistem berpotensi mendukung peningkatan pengelolaan administrasi keuangan daerah secara lebih terstruktur, meskipun evaluasi dampak jangka panjang masih memerlukan pengukuran empiris lebih lanjut.