Tujuan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kepemimpinan dan budaya organisasi secara parsial dan simultan terhadap kinerja karyawan di PT Samsata Tours and Travel, Jakarta Pusat. Metode. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan populasi sebanyak 70 karyawan menggunakan teknik sampling jenuh, sehingga sampel yang digunakan adalah 70 karyawan. Data dikumpulkan melalui kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linier berganda dengan bantuan software SPSS Versi 24. Hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai thitung sebesar 10,560 > ttabel 1,995 dan signifikansi 0,000. Budaya organisasi juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai thitung sebesar 13,263 > ttabel 1,995 dan signifikansi 0,000. Secara simultan, kepemimpinan dan budaya organisasi berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai Fhitung sebesar 493,136 > Ftabel 3,13 dan nilai signifikansi 0,000. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,936 menunjukkan bahwa sebesar 93,6% kinerja karyawan dipengaruhi oleh kepemimpinan dan budaya organisasi, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Implikasi. Hasil penelitian ini memberikan implikasi bahwa peningkatan kinerja karyawan dapat dilakukan melalui penguatan kepemimpinan yang efektif serta penerapan budaya organisasi yang positif dalam perusahaan. Oleh karena itu, manajemen PT Samsata Tours dan Travel Jakarta Pusat perlu meningkatkan kualitas komunikasi pimpinan, keteladanan, serta sistem penilaian kinerja, sekaligus membangun budaya organisasi yang berorientasi pada hasil, kerja sama, dan tanggung jawab agar mampu mendorong peningkatan kinerja karyawan secara optimal.