p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Khazanah Akademia
Munir, Imih Misbahul
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Dinamika Kebijakan Pendidikan Inklusif di Indonesia: Analisis Bibliometrik Literatur Munir, Imih Misbahul
Khazanah Akademia Vol. 9 No. 01 (2025): Khazanah Akademia
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jurnalkhazanahakademia.v9i01.465

Abstract

Pendidikan inklusif merupakan agenda global yang bertujuan untuk memastikan setiap individu, termasuk mereka dengan kebutuhan khusus, mendapatkan akses pendidikan yang setara. Indonesia telah mengadopsi prinsip ini melalui berbagai kebijakan, seperti Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 dan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 70 Tahun 2009. Namun, implementasi kebijakan ini masih menghadapi tantangan, termasuk kesiapan sekolah, kualitas tenaga pendidik, serta keterbatasan sarana dan prasarana. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan dinamika kebijakan pendidikan inklusif di Indonesia menggunakan analisis bibliometrik berbasis data dari Scopus. Studi ini menggunakan perangkat lunak VOSviewer untuk mengidentifikasi tren publikasi, pola sitasi, serta kolaborasi akademik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 194 publikasi terkait kebijakan pendidikan inklusif di Indonesia dengan tiga klaster utama, yaitu kebijakan dan pemerintahan, aspek sosial dan kesehatan, serta ekonomi dan efektivitas kebijakan. Namun, penelitian mengenai integrasi teknologi dalam pendidikan inklusif masih terbatas. Selain itu, analisis jaringan menunjukkan bahwa tingkat kolaborasi akademik di bidang ini cukup baik, tetapi distribusi penelitian masih terpusat pada akademisi tertentu. Temuan ini mengindikasikan perlunya peningkatan kerja sama lintas institusi serta penguatan kebijakan berbasis bukti untuk memastikan implementasi pendidikan inklusif yang lebih efektif dan berkelanjutan di Indonesia. Hasil penelitian ini dapat menjadi dasar bagi pengambil kebijakan dan akademisi dalam merancang strategi yang lebih komprehensif guna meningkatkan akses dan kualitas pendidikan inklusif di masa depan.
Dinamika Kebijakan Pendidikan Inklusif di Indonesia: Analisis Bibliometrik Literatur Munir, Imih Misbahul
Khazanah Akademia Vol. 9 No. 01 (2025): Khazanah Akademia
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jurnalkhazanahakademia.v9i01.465

Abstract

Pendidikan inklusif merupakan agenda global yang bertujuan untuk memastikan setiap individu, termasuk mereka dengan kebutuhan khusus, mendapatkan akses pendidikan yang setara. Indonesia telah mengadopsi prinsip ini melalui berbagai kebijakan, seperti Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 dan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 70 Tahun 2009. Namun, implementasi kebijakan ini masih menghadapi tantangan, termasuk kesiapan sekolah, kualitas tenaga pendidik, serta keterbatasan sarana dan prasarana. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan dinamika kebijakan pendidikan inklusif di Indonesia menggunakan analisis bibliometrik berbasis data dari Scopus. Studi ini menggunakan perangkat lunak VOSviewer untuk mengidentifikasi tren publikasi, pola sitasi, serta kolaborasi akademik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 194 publikasi terkait kebijakan pendidikan inklusif di Indonesia dengan tiga klaster utama, yaitu kebijakan dan pemerintahan, aspek sosial dan kesehatan, serta ekonomi dan efektivitas kebijakan. Namun, penelitian mengenai integrasi teknologi dalam pendidikan inklusif masih terbatas. Selain itu, analisis jaringan menunjukkan bahwa tingkat kolaborasi akademik di bidang ini cukup baik, tetapi distribusi penelitian masih terpusat pada akademisi tertentu. Temuan ini mengindikasikan perlunya peningkatan kerja sama lintas institusi serta penguatan kebijakan berbasis bukti untuk memastikan implementasi pendidikan inklusif yang lebih efektif dan berkelanjutan di Indonesia. Hasil penelitian ini dapat menjadi dasar bagi pengambil kebijakan dan akademisi dalam merancang strategi yang lebih komprehensif guna meningkatkan akses dan kualitas pendidikan inklusif di masa depan.