Nur, Andi Denisa Fadliah
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

POTENSI ANTIOKSIDAN DARI AKAR TANAMAN BAJAKAH (SPATHOLOBUS LITTORALIS HASSK) ASAL KUBU RAYA KALIMANTAN BARAT Nur, Andi Denisa Fadliah; Zakiah, Mistika; Asseggaf, Syarifah Nurul Yanti Rizki Syahab
Ibnu Sina: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan - Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara Vol. 23 No. 2 (2024): Juli 2024
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/ibnusina.v23i2.622

Abstract

Lingkungan yang tercemar, pola hidup tidak sehat dan proses metabolisme dalam tubuh manusia secara normal menghasilkan spesies oksigen reaktif yang berdampak buruk terhadap tubuh dan dapat memicu penyakit degeneratif. Produksi spesies oksigen reaktif yang berlebihan akan menyebabkan antioksidan alami yang diproduksi tubuh menjadi lemah sehingga memerlukan antioksidan dari luar, seperti dari tanaman bajakah yang secara empiris telah digunakan oleh masyarakat Dayak dalam pengobatan tradisional. Tujuan dari penelitian ini yaitu menentukan aktivitas antioksidan dan penentuan kandungan kimia dari ekstrak etanol akar bajakah (Spatholobus littoralis Hassk) yang diambil dari wilayah Kubu Raya Kalimantan Barat. Penelitian ini bersifat eksperimental, menggunakan metode ekstraksi menggunakan etanol, penentuan aktivitas antioksidan menggunakan senyawa 2,2-difenil-1-pikrilhidrazil (DPPH), sedangkan untuk penentuan kandungan kimia dalam ekstrak etanolnya adalah melalui mekanisme reaksi yang spesifik antara lain yaitu bubuk Magnesium (Mg) dan larutan HCl untuk penentuan senyawa flavonoid, reagen Wagner untuk penentuan senyawa alkaloid, akuades untuk penentuan senyawa saponin berdasarkan buih yang terbentuk setelah dikocok dan reagen FeCl3 untuk penentuan senyawa tanin. Hasil penelitian menunjukkan ekstrak etanol akar bajakah Spatholobus littoralis memiliki antioksidan (IC50) sebesar 22,31 ppm, termasuk kategori potensi antioksidan sangat kuat dan berdasarkan pengujian fitokimianya menunjukkan adanya kandungan flavonoid, alkaloid, saponin dan tanin.