p-Index From 2021 - 2026
0.817
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Envirous
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Perbandingan Efisiensi Penurunan COD dan TSS Limbah Laundry Menggunakan Cangkang Udang dan Kacang Babi (Vicia Faba) sebagai Biokoagulan Dewi, Tinara Candra; Juliardi, Naniek Ratni
Envirous Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Envirous
Publisher : UPN "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/envirous.v3i2.3

Abstract

Semakin banyaknya industri pencucian pakaian (Laundry) yang dibuka akibat dari semakin meningkatnya populasi manusia serta berubahnya pola hidup masyarakat mengakibatkan semakin banyak pula air limbah hasil industri pencucian pakaian tersebut. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk membandingkan penurunan COD dan TSS pada limbah laundry menggunakan cangkang udang dan kacang babi sebagai biokoagulan yang menggunakan Metode Batch dan kontinyu. Metode pengolahan secara batch dinilai lebih efektif dalam menurunkan parameter uji pencemaran COD dan TSS menggunakan kedua jenis biokoagulan dibandingkan dengan metode kontinyu
IDENTIFIKASI DAMPAK LINGKUNGAN PADA PROSES PENGOLAHAN LUMPUR TINJA (IPLT) JABON DENGAN METODE LIFE CYCLE ASSESSMENT (LCA) Maulana, Iman; Juliardi, Naniek Ratni
Envirous Vol. 2 No. 2 (2022): Jurnal Envirous
Publisher : UPN "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/envirous.v2i2.117

Abstract

Pengolahan lumpur tinja di IPLT adalah suatu kegiatan pengolahan lanjutanlumpur tinja di tangki septik belum layak dibuang ke lingkungan karena masihmengandung beban organik yang tinggi. IPLT Jabon Sidoarjo menjadi objek dalampenelitian dan bertujuan untuk menentukan dampak lingkungan yang ditimbulkanoleh proses pengolahan lumpur tinja di IPLT Jabon Sidoarjo dengan Metode LifeCycle Assessment (LCA). Life cycle assessment (LCA) digunakan untukmelakukan penilaian dampak lingkungan dengan metode Impact 2002+ danmenggunakan pendekatan gate to gate. Data setiap proses pengolahan dianalisisdengan software SimaPro 9.0. Kontribusi tiga dampak terbesar dari analisis LCApada proses pengolahan lumpur tinja adalah non-renewable energy, globalwarming, dan respiratory inorganic. Untuk alternatif program perbaikan yang disarankan yaitu Penerapan green building di daerah sekitar pengolahan, penggunaaninverter dalam upaya menghemat listrik, pemantauan secara berkala pembersihanataupun pembaruan pada unit pengolahan.
PENYISIHAN NITRAT, COD, DAN TSS AIR SUMUR TPA JABON DENGAN ELEKTROKOAGULASI DAN ANALISIS TIMBULAN LUMPUR Witjaksono, Anastasia Adellya Putri; Juliardi, Naniek Ratni
Envirous Vol. 2 No. 2 (2022): Jurnal Envirous
Publisher : UPN "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/envirous.v2i2.118

Abstract

Air sumur pemukiman yang berada dekat dengan lokasi TPA sudah diatur dalamSNI 03-3241-1997 yaitu tidak boleh berjarak kurang dari 1000 m. Tetapi pada kenyataannya jarak pemukiman dengan TPA hanya 600 m sehingga air sumurpemukiman tersebut tercemarpasi tunggal, maksimal 250 kat, oleh karena itu dilakukannya penelitian ini untuk menyisihkan parameter nitrat, COD, dan TSSdengan elektrokoagulasi. Penelitian ini bertujuan mengetahui penyisihan nitrat,COD, dan TSS juga megetahui karakteristik timbulan lumpur dengan elektrokoagulasi.Hasil dari penelitian didapatkan kadar penyisihan nitrat tertinggi sebesar86,87%, kadar penyisihan COD sebesar 78,66%, dan kadar penyisihan TSS sebesar99,70%. Sedangkan kandungan lumpur didapatkan COD sebesar 507,6 mg/L, TSSsebesar 9,06 mg/L, dan aluminium sebesar 0,3 mg/L. Hasil pengujian timbulanlumpur yang masih tercemar memerlukan adanya penelitian lebih lanjut mengenaipengolahannya.
PENGARUH PANDEMI COVID 19 PADA TIMBULAN DAN KOMPOSISI SAMPAH RUMAH TANGGA DI KELURAHAN PENJARINGAN SARI KECAMATAN RUNGKUT KOTA SURABAYA Prasetya, Ahmad Yoga; Juliardi, Naniek Ratni
Envirous Vol. 1 No. 2 (2021): Jurnal Envirous
Publisher : UPN "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/envirous.v1i2.46

Abstract

Penjaringan Sari merupakan salah satu kelurahan yang ada di Surabaya. Berdasarkan penjelasan dari dinas kesehatan dan pertamanan Kota Surabaya, timbulan sampah terbanyak berasal dari sampah rumah tangga (permukiman) yang mencapai 79,19% dari total timbulan sampah. Saat ini di Surabaya sedang menghadapi wabah penyakit yang dapat menular dengan mudah yang bernama Covid 19. Hal itu menyebabkan berkurangnya kegiatan diluar rumah yang secara otomatis menambah aktifitas dirumah semakin banyak. Timbulan sampah di tahun 2017 rata-rata sebesar 0,35 kg/orang.hari. Penelitian ini nantinya akan dibandingkan dengan penelitian terdahulu untuk mengetahui bagaimana timbulan sampah rumah tangga saat pandemic covid 19 serta komposisi sampah rumah tangga di kawasan permukiman yang ada di kelurahan Penjaringan Sari, kota Surabaya. Timbulan sampah rumah tangga kawasan perumahan, rumah susun, dan perkampungan di kelurahan Penjaringan Sari pada saat pandemi Covid 19 adalah sebesar 0,361 kg/org.hari, 0,345 kg/org.hari, dan 0,530 kg/org.hari. Yang artinya mengalami kenaikan sebesar 0,09 kg/org.hari untuk kawasan perumahan, 0,063 kg/org.hari untuk kawasan rumah susun, dan 0,044 kg/org.hari untuk kawasan perkampungan. Komposisi sampah rumah tangga di kelurahan Penjaringan sari didominasi oleh sampah yang dapat dikomposkan dan komposisi sampah yang mengalami kenaikan terbesar adalah sampah plastik, kain, kaca dan logam.
PENURUNAN TOTAL SUSPENDED SOLID DAN KEKERUHAN AIR BAKU MENGGUNAKAN PIPA CIRCULAR DAN GRAVEL BED FLOCCULATOR DENGAN KOAGULAN POLY ALUMINIUM CHLORIDE Rizkya, Maulidya Hani; Juliardi, Naniek Ratni
Envirous Vol. 1 No. 1 (2020): Jurnal Envirous
Publisher : UPN "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/envirous.v1i1.15

Abstract

Air permukaan mengandung banyak zat padat berupa partikel tersuspensi maupun koloidal dapat menyebabkan kekeruhan pada air sehingga tidak memenuhi baku mutu dan tidak layak digunakan sebagai air bersih. Zat padat dapat disisihkan dengan proses koagulasi-flokulasi, di mana adanya penambahan bahan kimia untuk membentuk flok. Proses koagulasi-flokulasi hidrolis adalah proses pengadukan dengan aliran air sebagai pengaduk karena adanya energi hidrolik. Pipa sirkular memiliki keuntungan dapat menghemat tempat. Gravel bed flocculator memiliki kemampuan dapat mempersingkat waktu flokulasi (3-5 menit). Pada penelitian ini, variasi yang diterapkan adalah dosis koagulan (55, 65, 75, 85, dan 95 (mg/L)), waktu kontak flokulasi (3, 4, dan 5 (menit)), dan perbandingan ketinggian ukuran media kerikil 20 mm:30 mm (2:1 dan 1:2) untuk mengetahui pengaruh terhadap penyisihan total suspended solid (TSS) dan kekeruhan. Hasil penelitian menunjukkan pengadukan hidrolis optimum pada dosis koagulan 95 mg/L, waktu kontak flokulasi 5 menit, dan perbandingan ketinggian ukuran media kerikil 20 mm:30 mm (1:2) mampu menyisihkan kandungan total suspended solid (TSS) sebesar 83,22% dan kekeruhan 92,06%.
IDENTIFIKASI POTENSI GAS RUMAH KACA DENGAN METODE IPCC (STUDI KASUS PENGELOLAAN SAMPAH RUMAH TANGGA KECAMATAN RUNGKUT SURABAYA) Jayaty, Friesca Rieszki; Juliardi, Naniek Ratni
Envirous Vol. 1 No. 1 (2020): Jurnal Envirous
Publisher : UPN "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/envirous.v1i1.11

Abstract

Kota Surabaya memiliki timbunan sampah yang cukup tinggi dengan79,19% volumenya merupakan sampah rumah tangga. Kegiatan penimbunan sampah akan mengalami dekomposisi dan menghasilkan gas CO2, CH4, dan N2O yang dapat menyebabkan pemanasan global. Kecamatan Rungkut berpotensi menghasilkan emisi GRK cukup besar karena sebagian besar wilayahnya pemukiman. Penelitian ini memiliki tujuan untuk memperkirakan besarnya potensi GRK dengan menggunakan pendekatan IPPC. Perhitungan emisi GRK membutuhkan data karakteristik dan komposisi sampah yang diperoleh dengan metode load count analysis sesuaidengan (SNI 19-3964-1994). Perhitungan emisi GRK didasarkan pada skenario. Skenario 1 perkiraanemisi GRK tahun 2025 tanpa ada reduksi, skenario 2 perkiran emisi GRK pada tahun 2025 dengan reduksi sampah 30%, skenario 3 perkiran emisi GRK sesuai kebijakan pada tahun 2025 dimana mencapai ideal. Hasil perkiraan emisi GRK dari skenario 1 secara berurutan untuk CO2,CH4, dan N2O yaitu 0,22896; 0,06621; dan 0,00025 Gg/tahun. Besarnya perkiraan emisi pada skenario 2 yaitu 0,22538 Gg/tahun CO2, 0,07873 Gg/tahun CH4, dan 0,00169 Gg/tahun N2O. Perkiraan emisi yang dihasilkan pada skenario 3 yaitu 0,17391 ton/tahun CO2, 0,07048 Gg/tahun CH4, dan 0,00131 Gg/tahun N2O.