p-Index From 2021 - 2026
0.835
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Envirous
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

KOMBINASI CASCADE AERATOR DAN ADSORBSI ZEOLITE DALAM MENURUNKAN KADAR FE TERLARUT DI AIR SUMUR Wibisono, Farhan Septiari; Rahmanto, Tuhu Agung
Envirous Vol. 2 No. 1 (2021): Jurnal Envirous
Publisher : UPN "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/envirous.v2i1.51

Abstract

Masalah yang sering dijumpai pada air sumur adalah tingginya kandungan zat besi (Fe). Penelitian ini bertujuan untuk mereduksi kandungan Fe terlarut pada air sumur dengan aerasi dan sistem adsorbsi. Aerasi yang digunakan adalah cascade aerator dengan menggunakan dua cascade aerator dengan dua variasi luas yang diberi tinggi 20 cm antar anak tangga. Media adsorbsi adalah zeolit dengan tinggi masing-masing 8 mesh. Pengambilan sampel dilakukan di salah satu sumur masyarakat di Kecamatan Sukodono di Sidoarjo. Penelitian dilakukan selama tiga hari dengan proses pengambilan sampel dilakukan pada bak penampung hasil aerator dan kedua adsorbsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses aerasi dengan cascade aerator mampu menurunkan kadar Fe hingga 74,58% dan 61,93%. Sedangkan proses adsorbsi dengan media zeolit mampu menurunkan kadar Fe sebesar 86,12% dan Mn sebesar 96,81%.
KOMBINASI TANGKI AERASI DAN UPFLOW BIOFILTER DALAM MENDEGRADASI BAHAN ORGANIK (BOD, TSS, TDS) LIMBAH CAIR INDUSTRI TEMPE Wibowo, M Arif; Rahmanto, Tuhu Agung
Envirous Vol. 2 No. 1 (2021): Jurnal Envirous
Publisher : UPN "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/envirous.v2i1.55

Abstract

Hampir di setiap kota di Indonesia banyak terdapat industri tempe skala rumahan. Industri-industri tersebut belum melakukan pengolahan limbahnya, sehingga mengakibatkan pencemaran air sungai. Keterbatasan dana menjadi kendala ketika pemilik industri membangun fasilitas pengolahan air limbah. Pembangunan fasilitas pengolahan air limbah yang tepat dan murah akan sangat bermanfaat bagi mereka. Kombinasi reaktor aerobik dan media biofilter merupakan proses pengolahan air limbah secara biologis dengan menggunakan media filter. Penelitian ini menggunakan sistem aerobik dengan variasi yang digunakan adalah waktu detensi selama 24, 48, 72, 96, 120 jam dan kombinasi konsorsium mikroorganisme. Parameter yang dianalisis adalah BOD, TSS, dan TDS. Dari penelitian didapatkan hasil efisiensi penyisihan yang optimal dengan konsorsium mikroorganisme pada reaktor A dengan waktu sampling 120 jam dan hasil akhir BOD 95,58%, TSS 24,82%, dan TDS 48,95%.
DEGRADASI LIMBAH TAHU DENGAN KOAGULASI FLOKULASI ALUMUNIUM SULFAT DAN FOTOKATALIS TIO2 DALAM TANGKI BERPENGADUK Pebritama, Egi Rizki; Rahmanto, Tuhu Agung
Envirous Vol. 2 No. 1 (2021): Jurnal Envirous
Publisher : UPN "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/envirous.v2i1.66

Abstract

Industri tahu merupakan usaha yang didirikan dalam rangka kegiatan industri makanan yang berdampak positif dan negatif terhadap lingkungan. Dampak negatif dari industri tahu berupa limbah yang menimbulkan pencemaran dan merusak lingkungan. Pencemaran lingkungan terjadi dalam bentuk pembuangan limbah padat (residu tahu) dan limbah cair. Sebagian besar limbah cair yang dihasilkan oleh industri pembuatan tahu merupakan cairan kental yang dipisahkan dari blok tahu yang disebut "whey".Limbah industri tahu tersebut mempunyai kandungan organik yang tinggi seperti COD dan TSS. Pada penelitian ini dilakukan beberapa metode untuk menurunkan kandungan organik tersebut. Koagulasi dengan alumunium sulfat (Al2(SO4)3. dapat menurunkan kandungan Chemical Oxygen Demand (COD) sebesar 50.3% dan Total Suspended Solid (TSS) sebesar 81% dengan dosis koagulan 1000 mg/l. Fotokatalis TiO2 dapat menurunkan Chemical Oxygen Demand (COD) sebesar 50 % dengan waktu pemaparan 150 menit.
INTEGRATED RISK BASED APPROACH (IRBA) DAN PERENCANAAN KEBERLANJUTAN TEMPAT PEMROSESAN AKHIR (TPA) GEDANGKARET KABUPATEN JOMBANG Abdillah, Muhammad Chumaidy Maimun; Rahmanto, Tuhu Agung
Envirous Vol. 2 No. 1 (2021): Jurnal Envirous
Publisher : UPN "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/envirous.v2i1.75

Abstract

Perencanaan TPA yang baik adalah dengan menggunakan sistem controlled landfill atau sanitary landfill. Pada perencanaan rehabilitasi TPA Gedangkaret Jombang diadakan evaluasi kelayakan TPA dengan metode Integrated Risk Based Approach (IRBA) yang mengacu pada peraturan Menteri PUPR Republik Indonesia nomor 3 Tahun 2013 lampiran V. TPA Gedangkaret saat ini masih dioperasikan dengan metode controlled landfill dimana dilakukan penguragan pada saat sel telah penuh ataupun tanah yang digunakan untuk mengurug telah tersedia. Hasil analisis menunjukan bahwa nilai indeks risiko TPA Gedangkaret secara keseluruhan aspek adalah 538,48. Secara garis besar, kegiatan rehabilitasi yang dapat dilakukan antara lain pencemaran air tanah (perencanaan sistem lapisan dasar dan penutup zona penimbunan), penggunaan masa mendatang (perencanaan zona penimbunan baru dan zona penimbunan sementara), timbunan sampah eksisting (stabilisasi lereng zona penimbunan dan perencanaan tanggul zona buang), pencemaran udara (perencanaan pengelolaan gas dan zona penyangga TPA), produksi air lindi (perencanaan kontruksi perpipaan air lindi dan pengelolaan menggunakan IPL).
PENGELOLAAN LIMBAH CAIR JASA PENCUCIAN KENDARAAN DENGAN METODE ELEKTROKOAGULASI Andili, Elcyber Alqadri; Rahmanto, Tuhu Agung
Envirous Vol. 2 No. 1 (2021): Jurnal Envirous
Publisher : UPN "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/envirous.v2i1.91

Abstract

Saat ini sudah banyak badan usaha yang menyediakan jasa cuci kendaraan, tanpa mengolah air limbah atau air bekas cucian tanpa adanya fasilitas pengolahan air limbah Elektrokoagulasi adalah teknologi pengolahan air yang menggunakan proses elektrokimia dimana anoda melepaskan koagulan aktif berupa ion aluminium atau besi ke dalam larutan sehingga membentuk flok yang dapat mengikat polutan dan partikel dalam limbah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menurunkan konsentrasi TSS pada air limbah cuci kendaraan, dan untuk mengetahui perubahan nilai pH secara alami melalui variabel bebas yaitu perubahan waktu kontak, perubahan tegangan dan jenis elektroda. Penelitian dilakukan secara batch dengan menggunakan elektroda plat aluminium (AI) dan besi (Fe), dengan perubahan waktu 30, 60, 90, dan 120 menit, dan perubahan tegangan 3, 6, 9, 12 Volt. Parameter yang diukur adalah TSS dan pH. Hasil penelitian didapatkan hasil terbaik efisiensi penyisihan TSS 9,15% menggunakan elektroda aluminium (AI) dari 253 mg/L menjadi 57,25 mg/L, tegangan 12 volt, dan waktu sampling 120 menit.