Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGARUH PEMBERIAN REBUSAN DAUN KELOR TERHADAP KADAR GULA DARAH PADA PENDERITA DM TIPE 2 DI KELURAHAN BANGKINANG KOTA WILAYAH KERJA PUSKESMAS BANGKINANG KOTA Arge, Wanda
SEHAT : Jurnal Kesehatan Terpadu Vol. 1 No. 1 (2022): FEBRUARI
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (191.102 KB) | DOI: 10.31004/s-jkt.v1i1.12024

Abstract

Kelor (Moringa oleifera) merupakan salah satu tanaman yang telah dimanfaatkan masyarakat dalam pengobatan tradisional. Tanaman kelor memiliki khasiat sebagai obat sesak nafas, encok, biri-biri, mengurangi rasa nyeri (analgetik) dan obat rematik. Daun kelor mengandung antioksidan seperti flavonoid, vitamin C, vitamin E, vitamin A dan juga mengandung selenium yang membantu menurunkan kadar glukosa darah. Kandungan senyawa flavonoid dalam bentuk terpenoid dalam daun kelor sangat efektif dan lebih aman dalam penurunan kadar gula darah. Berbagai alternatif pengobatan telah dilakukan untuk menanggulangi penyakit diabetes, di antaranya dengan tanaman herbal, seperti ekstrak daun Moringa oleifera atau yang lebih dikenal di Indonesia dengan nama KelorTujuan Penelitian ini untuk menganalisis pengaruh pemberian rebusan daun kelor terhadap penurunan kadar gula darah. Penelitian ini bersifat kuasi eksperimen dengan rancangan one group pretest-posttest. Populasi pada penelitian ini adalah penderita DM type II di wilayah kerja puskesmas bangkinang kota dengan jumlah sampel 17 orang dipilih secara purposive sampling. Analisis data yang yang digunkan pada penelitian ini adalah uji T. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh pemberian rebusan daun kelor terhadap penurunan kadar gula darah dengan P-value 0.000. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan baru dan menambah ilmu pengetahuan bagi petugas puskesmas Bangkinang Kota tentang penggunaan obat herbal dalam menanggulangi penyakit DM Type II
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN MASYARAKAT DALAM MENGKONSUMSI OBAT FILARIASIS DI DESA BANGKO PUSAKA KABUPATEN ROKAN HILIR TAHUN 2017 Arge, Wanda
SEHAT : Jurnal Kesehatan Terpadu Vol. 1 No. 1 (2022): FEBRUARI
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (163.592 KB) | DOI: 10.31004/s-jkt.v1i1.12027

Abstract

Filariasis merupakan penyakit yang terabaikan di dunia, diperkirakan penyakit ini telah meninfeksi sekitar 120 juta penduduk di 80 negara, terutama di daerah teropis dan beberapa daerah suptropis. Kasus filariasis menyebar hampir diseluruh wilayah di indonesia dari tahun ke tahun jumlah provinsi yang melaporkan kasus filariasis terus bertambah, bahkan di beberapa daerah mempunyai tingkat endemis yang cukup tinggi. Keefektifan program sangat tergantung pada sikap pengetahuan dan pendidikan masyarakat dalam meminum obat filariasis tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan minum obat flariasis di Desa Bangko Pusaka Kabupaten Rokan Hilir. Sedangkan tujuan umumnya adalah Mengetahui faktor-faktor Yang Berhubungan dengan Kepatuhan Masyarakat dalam mengkonsumsi Obat Filariasis di Desa Bangko Pusaka Kabupaten Rokan Hilir. Penelitian ini termasuk jenis penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Tekhnik pengambilan sampel dengan sistem random sampling besar sampel 94 orang. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat dan analisis bivariate . Hasil penelitian diperoleh ada hubungan antara Pengetahuan,Pendidikan dan sikap dengan kepatuhan masyarakat minum obat filariasis di Desa Bangko Pusaka Kabupaten Rokan Hiir. Saran dalam penelitian ini diharapkan masyarakat lebih peduli dan sadar akan bahaya penyakit filariasis dan mau meminum obat filariasis dalam program POMP filariasis yang telah ditetapka oleh Dinas Kesehatan dalam rangka mencegan terjadinya penyakit filariasis.
HUBUNGAN PENGETAHUAN, SIKAP DAN PEKERJAAN DENGAN KELENGKAPAN IMUNISASI DASAR PADA ANAK DI DESA PULAU TINGGI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KAMPAR Arge, Wanda
SEHAT : Jurnal Kesehatan Terpadu Vol. 1 No. 3 (2022): AGUSTUS
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (170.274 KB) | DOI: 10.31004/s-jkt.v1i3.12030

Abstract

Imunisasi dalam sistem kesehatan nasional adalah salah satu bentuk intervensi kesehatan yang sangat efektif dalam upaya menurunkan angka kematian bayi dan balita. Data Indonesia, persentase desa per kelurahan UCI belum menunjukkan perkembangan yang bermakna. Capaian imunisasi dasar lengkap pada bayi di Indonesia pada tahun 2016 sebesar 86,54%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan, sikap dan pekerjaan dengan kelengkapan imunisasi dasar pada anak Di Desa Pulau Tinggi Wilayah Kerja Puskesmas Kampar. Jenis penelitian ini adalah analitik dengan rancangan cros sectional. Populasinya adalah seluruh ibu yang mempunyai bayi umur 12-24 bulan, terhitung pada bulan Januari-Juni tahun 2022 di Desa Pulau Tinggi yaitu 41 orang, dengan sampel sebanyak 41 orang. Alat pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner. Analisa data dalam penelitian ini menggunakan analisa univariat dan bivariat. Hasil penelitian diperoleh bahwa sebagian besar responden bepengetahuan kurang tentang kelengkapan imunisasi dasar pada bayi yaitu sebanyak 16 orang (39%), Sebagian besar responden bersikap negatif tentang kelengkapan imunisasi dasar pada bayi yaitu sebanyak 25 orang (61%), dan sebagian besar responden bekerja sebanyak 22 orang (53,7%), berdasarkan hasil uji statistik terdapat hubungan pengetahuan, sikap dan kelengkapan imunisasi dasar pada anak di Desa Pulau tinggi wilayah kerja Puskesmas Kampar dengan p value <0,005. Diharapkan hasil penelitian ini dapat memberikan masukan terutama pada ibu yang mempunyai bayi agar membawa bayi untuk di berikan imunisasi