Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

THE MEDIATING ROLE OF SOCIAL INFORMAL LEARNING IN THE RELATIONSHIP BETWEEN HIGH INVOLVEMENT HUMAN RESOURCE PRACTICE AND LEARNING CLIMATE ON EMPLOYABILITY OF STARTUP COMPANY EMPLOYEES Ayu, Dewi Sekar; Martdianty, Fanny
Jurnal Aplikasi Manajemen Vol. 21 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Brawijaya, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jam.2023.021.02.18

Abstract

Startup companies undergo many changes to deal with changing economic conditions and win the competition in the market. One of the factors that can increase company competitiveness is employability of the employee. This study combines organizational structural factors, namely the application of highly involved human resources and learning culture with employee factor namely social informal learning. The research aims to identify the factors that can enhance or hinder social informal learning and subsequently improve employee employability in startups. Purposive sampling technique was used to select the participants who met specific criteria relevant to the research objectives. Data from 290 employees of Indonesian startups analyzed using a structural equation model. The results showed that recognition, empowerment, competitive development, information sharing can enhance social informal learning and subsequently improve employee employability, while financial rewards can decrease social informal learning and employability. Companies that want to increase the practice of social informal learning can improve recognition practices, empowerment, competitive development, and informa­tion sharing.
Evaluasi Pelatihan Barang Dalam Keadaan Terbungkus (BDKT) Terhadap Usaha Kecil dan Menengah (UMKM) Ayu, Dewi Sekar; Nizham, Uswatun
Jurnal Inovasi Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Indonesia Emerging Literacy Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53621/jippmas.v5i2.641

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan kontributor besar terhadap perekonomian Indonesia, akan tetapi masih banyak UMKM belum memahami peraturan Barang Dalam Keadaan Terbungkus (BDKT). Kesenjangan kepatuhan ini mewakili tantangan kompetensi sumber daya manusia yang signifikan. Berdasarkan hasil pengawasan Kementerian Perdagangan tahun 2023, hanya 54,98% produk yang diawasi memenuhi ketentuan. Direktorat Metrologi bekerja sama dengan Balai Pelatihan SDM Metrologi Mutu dan Jasa Perdagangan (BPMJP) mengadakan pelatihan dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kepatuhan pelaku usaha di lima kota besar pada tahun 2024. Pelatihan dilakukan secara tatap muka (offline) kepada pelaku usaha. Penelitian ini mengevaluasi efektivitas intervensi ini dengan menganalisis hasil pembelajaran. menggunakan metode One Way ANOVA. Hasil menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan dalam materi alat ukur, BDKT, dan kemasan pada beberapa kota. Hasil ini menunjukkan bahwa Analisis Kebutuhan Pelatihan (Training Need Analysis) penting dilakukan sebelum pelaksanaan kegiatan pelatihan di masa depan guna memastikan efektivitas pembelajaran dan mendorong transfer ilmu dalam pelatihan.