Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Motivasi Belajar Siswa melalui Pembelajaran Berbasis Masalah dengan Pendekatan CRT Isma, Nafiatul; Azizah, Mira; Antoko, Ladung
JURNAL PENA EDUKASI Vol 12, No 1 (2025): April 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpe.v12i1.2470

Abstract

Abstract: The study aims to analyze students' motivation for learning through problem-based learning with the culturally relevant teaching (CRT) approach in elementary schools. This study uses a mixed methods approach, integrating quantitative and qualitative methods to understand students' learning motivation better. The quantitative method uses a questionnaire to measure students' motivation levels before and after implementing problem-based learning with the CRT approach. In contrast, the qualitative method is carried out through in-depth interviews and observations to explore students' perceptions of their experiences in problem-based learning that is sensitive to their cultural context. The study results indicate that implementing problem-based learning with the Culturally Relevant Teaching (CRT) approach has succeeded in increasing the learning motivation of fifth-grade students of SDN Sawah Besar 01. This is indicated by an increase in the average learning outcome score from 62 in the pre-test to 78 in the post-test. Overall, the results of this study indicate that problem-based learning with the CRT approach can be an effective alternative to increase students' learning motivation in fifth-grade students of SDN Sawah Besar 01.Keywords: Culturally Relevant Teaching; learning motivation; problem-based learning. Abstrak: Penelitian bertujuan untuk menganalisis motivasi belajar siswa melalui pembelajaran berbasis masalah dengan pendekatan Culturally Relevant Teaching (CRT) di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan gabungan (mixed methods), yang mengintegrasikan metode kuantitatif dan kualitatif untuk memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif tentang motivasi belajar siswa. Metode kuantitatif dilakukan dengan menggunakan angket untuk mengukur tingkat motivasi siswa kelas V A yang berjumlah 27 siswa sebelum dan setelah penerapan pembelajaran berbasis masalah dengan pendekatan CRT, sementara metode kualitatif dilakukan melalui wawancara mendalam dan observasi untuk menggali persepsi siswa tentang pengalaman mereka dalam pembelajaran berbasis masalah yang sensitif terhadap konteks budaya mereka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran berbasis masalah dengan pendekatan CRT berhasil meningkatkan motivasi belajar siswa kelas V SDN Sawah Besar 01. Hal ini ditunjukkan dengan peningkatan rata-rata skor hasil belajar dari 62 pada pre-test menjadi 78 pada post-test. Secara keseluruhan, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis masalah dengan pendekatan CRT dapat menjadi alternatif yang efektif untuk meningkatkan motivasi belajar siswa di kelas V SDN Sawah Besar 01.Kata kunci: Culturally Relevant Teaching; motivasi belajar; pembelajaran berbasis masalah.
Pengaruh Pendekatan TaRL (Teaching at The Right Level) terhadap Hasil Belajar Pada Mata Pelajaran IPAS Siswa Kelas V Setiadi, Nurrohmat; Azizah, Mira; Antoko, Ladung
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji dampak metodologi Pengajaran pada Tingkat yang Tepat (TARL) terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di kelas lima SDN Sawah Besar. Metodologi TARL diimplementasikan dengan memodifikasi sumber daya pendidikan sesuai dengan tingkat kemampuan awal siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode campuran, menggunakan desain kuantitatif dengan format pretest-posttest satu kelompok dan pengumpulan data kualitatif melalui observasi dan wawancara. Data kuantitatif dievaluasi dengan menggunakan uji-t untuk mengetahui perbedaan hasil belajar siswa sebelum dan sesudah penerapan pendekatan TARL, sementara data kualitatif dianalisis secara deskriptif untuk mengetahui perspektif siswa dan instruktur tentang penerapan metode ini. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penerapan TARL secara nyata dapat meningkatkan hasil belajar siswa, seperti yang ditunjukkan oleh peningkatan nilai rata-rata pretest dari 63,67 menjadi 78,25 pada posttest. Selain itu, pengamatan dan diskusi dengan siswa dan pendidik menunjukkan bahwa metode ini meningkatkan motivasi dan pemahaman siswa terhadap materi pelajaran. Penelitian ini menganjurkan penerapan strategi TARL yang lebih luas di lebih banyak sekolah, disertai dengan pelatihan guru dan peningkatan infrastruktur.
Efektivitas model problem based learning melalui pendekatan culturally responsive teaching terhadap keterampilan berpikir kritis siswa Muasaroh; Azizah, Mira; Antoko, Ladung
Jurnal Ilmiah Profesi Guru (JIPG) Vol 7 No 1 (2026): Volume 7. No 1 Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Profesi Guru, Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/jipg.vol7.no1.a18822

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keefektifan penerapan model Problem Based Learning (PBL) melalui pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) terhadap keterampilan berpikir kritis siswa kelas V SDN Sawah Besar 01. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian kombinasi (mixed methods), menggunakan Sequential Explanatory Design. Pengumpulan data melalui observasi, wawancara dengan guru, tes, dan penelitian literatur. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan didapatkan hasil bahwa penerapan model PBL dengan pendekatan CRT pada kelas V SD Negeri Sawah Besar 01 efektif terhadap keterampilan berpikir kritis siswa dapat dilihat dengan hasil N-gain sebesar 0,62 dengan kategori sedang. Sehingga penerapan model PBL dengan pendekatan CRT efektif diterapkan. Pengintegrasian budaya di sekitar siswa dalam proses pembelajaran membuat siswa mudah memahami materi pelajaran dan meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa dilihat dari hasil sebelum perlakuan dan setelah perlakuan.  Selain itu memperkuat toleransi siswa terhadap keberagaman budaya. Dengan pengintegrasian model PBL dengan pendekatan CRT selain meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa juga meningkatkan rasa toleransi terhadap keberagaman budaya siswa. Effectiveness of PBL Model Implementation Through Culturally Responsive Teaching Approach on Students' Critical Thinking Skills This study aims to analyze the effectiveness of implementing the Problem Based Learning (PBL) model through the Culturally Responsive Teaching (CRT) approach on the critical thinking skills of fifth-grade students at SDN Sawah Besar 01. The research method used is a mixed methods study, employing a Sequential Explanatory Design. Data collection was conducted through observations, interviews with teachers, tests, and literature research. Based on the research results that have been conducted, it was found that the application of the PBL model with the CRT approach in the fifth grade of SD Negeri Sawah Besar 01 is effective in improving students' critical thinking skills, as evidenced by an N-gain result of 0.62, which falls into the moderate category. Therefore, the application of the PBL model with the CRT approach is effectively implemented. The integration of the culture around students in the learning process makes it easier for students to understand the lesson material and enhances their critical thinking skills, as seen from the results before and after the treatment.  In addition, it strengthens students' tolerance towards cultural diversity. By integrating the PBL model with the CRT approach, it not only enhances students' critical thinking skills but also increases their tolerance towards cultural diversity.