Hia, Vivian Vian
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Konsep Kedatangan Kristus Yang Kedua Menurut Hilarion Alfeyev: Raja Dan Hakim Yang Adil Hia, Vivian Vian
Integritas: Jurnal Teologi Vol 6 No 1 (2024): Integritas: Jurnal Teologi
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Jaffray Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47628/ijt.v6i1.206

Abstract

Artikel ini mengkaji tentang peristiwa kedatangan Kristus yang kedua didalam dunia. Dalam kedatangan-Nya setiap jiwa akan menghadap kepada Dia untuk menerima keadilan atas kehidupan selama hidup didalam dunia. Setiap umat manusia akan diminta pertanggung jawaban atas kehidupannya. Artikel ini menggunakan metode penelitian literatur dengan landasan buku “Metropolitan Orthodox Christianity Volume II: Doctrine and Teaching of The Orthodox Church” oleh Hilarion Alfeyev juga didukung oleh beberapa jurnal dan buku yang berkaitan dengan penelitian ini serta teks-teks yang ada didalam Kitan Suci. Hilarion menekankan bahwa Kristus akan datangan kembali kedunia setelah kedatangannya yang pertama, dimana Dia akan menjadi Raja atas segala raja, menjadi hakim yang adil bagi seluruh umat manusia dan pemberi hidup kekal kepada setiap umat-Nya. Setiap orang percaya yang memiliki kerohanian yang disiplin, taat dan takut akan Tuhan akan mencapai pencapaiannya yaitu hidup dalam terang ilahi atau theosis. Hal ini merupakan keinginan pencapaian setiap orang percaya, yaitu supaya menyatu didalam Kristus pada kedatangan-Nya yang kedua.
MENGANALISIS MAKNA SABAT DAN PENERAPANNYA DALAM KONTEKS PERJANJIAN LAMA Hia, Vivian Vian
Voice of HAMI: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen Vol 6, No 2 (2024): Februari 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Hagiasmos Mission

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59830/voh.v6i2.102

Abstract

The Sabbath as a moral principle and symbol of God's covenant with His people. It emphasises the importance of the sabbath in fostering a harmonious relationship with God and finding peace and purpose in life. Obedience in observing the sabbath shows the quality of an individual's life, which is to have hope for the salvation of the soul. The research method used in this research is literature and library studies. In this method the author takes several general steps such as systematically identifying theories, identifying books, journals, Bible verses and other publications that are relevant to the topic of discussion. The result of this study is that the sabbath has a sacred and important meaning in a religious context, as a day of rest and reflection that allows individuals to strengthen their relationship with God and with the community of faith. By observing the sabbath, individuals can find a more meaningful purpose in life, because individuals who crave peace and tranquility will find their purpose in a good relationship with God through sincere worship.
Providentia Dei Dalam Penanaman dan Pertumbuhan Gereja Hia, Vivian Vian; Liem, Stephanus
Jurnal Lentera Nusantara Vol 3, No 1 (2023): Pendidikan Kristen dan Teologi - Desember 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Kanaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59177/jls.v3i1.226

Abstract

This article examines providentia Dei in the lives of believers which manifests in church planting and growth. God is faithful and loving to each of His people because man is a precious creation. God creates according to His will and in His will He also participates in maintaining the creation because He is not a lazy God (deus otiosus), but He is a God who always participates in the growth of each of His people. The method used in this research is the literature study method. Literature study as a way of tracing and collecting data and then analyzing it, the author also identifies other theories systematically, and uses Bible verses that support the discussion and journals related to the topic of discussion. The results show that God is always at work in every aspect of His people's lives. It is only humans who often assume the absence of God's providence because they only focus on the suffering experienced instead of gratitude and hope in God.AbstrakArtikel ini mengkaji tentang providentia Dei di dalam kehidupan orang percaya yang berwujud dalam penanaman dan pertumbuhan gereja. Allah setia dan penuh kasih kepada setiap umat-Nya karena manusia adalah ciptaan yang berharga. Allah mencipta seturut dengan kehendak-Nya dan dalam kehendak-Nya tersebut Ia juga turut ikut memelihara ciptaan tersebut karena Ia bukan Allah yang pemalas (deus otiosus), melainkan Ia adalah Allah yang selalu turut ikut serta dalam pertumbuhan setiap umat-Nya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode studi literatur atau pustaka. Hasil penelitian menunjukan bahwa Allah selalu turut bekerja dalam setiap aspek kehidupan umat-Nya. Tidak sekalipun Allah membiarkan umat-Nya berjalan sendirian, hanya saja manusia yang seringkali menganggap ketidak adanya pemeliharaan Allah karena mereka hanya fokus pada penderitaan yang dialami bukan pada rasa ucapan syukur dan pengharapan didalam Allah.