Resmiati, Henda
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Konsep Kesehatan Mental Petani di Indonesia Sari, Novita; Resmiati, Henda
ISTISYFA: Journal of Islamic Guidance and Counseling Vol 3, No 1: April 2024
Publisher : UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/istisyfa.v3i1.6740

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan konsep Kesehatan mental di Indonesia. Dalam pandangan pieper dan uden kesehatan mental ialah   bagaimana seseorang tidak samaa sekali bersalah bada dirinya, memiliki penglihatan yang praktis pada dirinya, serta bisa menerima kelemahan dan kelemahannya. Selain itu, individu tersebut mampu mengatasi masalah dalam hidup, merasa puas dengan kehidupan sosialnya, dan merasakan kebahagiaan dalam hidupnya. Metode penelitian mengunakan studi literatur, dengan menganalisis 20 jurnal sebagai data primer. Analisis data dengan beberapa tahapan, tahap pertama menentukan tema, tahap kedua menyeleksi artikel jurnal yang relevan dengan tema dan sesuai dengan tenggat waktu 4 tahun terakhir, tahap ketiga proses review sebanyak 7 artikel jurnal, tahap keempat pengkategorisasian dan tahap kelima penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa konsep kesehatan mental di Indonesia melibatkan kemampuan individu untuk tidak merasa bersalah terhadap diri sendiri, memiliki pandangan realistis tentang dirinya, serta menerima kekurangan dan kelemahannya. Selain itu, seseorang yang sehat secara mental dapat mengatasi masalah hidup, merasa puas dengan kehidupan sosialnya, dan merasakan kebahagiaan. Meskipun demikian, stigma sosial terhadap masalah kesehatan mental masih menjadi tantangan, sehingga dibutuhkan upaya edukasi untuk mengurangi pandangan negatif tersebut.
Career Exploration Predicts Career Decision-Making among Final-Year Students in Islamic Higher Education Naser, Muhammad Nikman; Riyansyah, Robi; Maji, Fuad; Rahmatunnisa, Najwa; Anggara, Dwiza; Nabilla, Rofiza; Resmiati, Henda; Sari, Novita; Munica, Lioni Tri; Azizy, Muhammad
Pamomong: Journal of Islamic Educational Counseling Vol. 7 No. 1 (2026): Forthcoming
Publisher : State Islamic University (UIN) Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18326/pamomong.v7i1.6761

Abstract

Final-year students in Islamic higher education often face difficulties in making career decisions during the transition from university to employment. Although career exploration is widely recognized as an important component of career development, empirical evidence on its predictive contribution to career decision-making in Islamic higher education remains limited. This study examined whether career exploration predicts career decision-making and identified the level of career exploration among final-year students. A quantitative correlational survey design was used with 113 final-year students selected through purposive sampling. Data were collected using career exploration and career decision-making scales and analyzed using descriptive statistics and simple linear regression. Reliability analysis showed Cronbach’s alpha values of .837 for the career exploration scale and .926 for the career decision-making scale. The results indicated that career exploration was a positive and significant predictor of career decision-making (B = 1.076, β = .729, p < .001). The regression model explained 53.2% of the variance in career decision-making (R² = .532), suggesting that students with higher career exploration tended to report stronger career decision-making ability. Descriptive analysis showed that most respondents had a moderate level of career exploration (64.6%), followed by high (28.3%) and low (7.1%) levels. These findings may inform Islamic value-based career counseling services that help students explore career options and make more reflective decisions. This study is limited by its correlational design, self-report data, and single-institution sample. Future research should examine additional variables, use longitudinal or mixed-methods designs, and involve broader Islamic higher education contexts.