Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search
Journal : AGROSCIENCE

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI LOYALITAS PELANGGAN (Studi kasus pada pabrik tahu goreng H. Mahpud di Desa Langensari Kecamatan Karangtengah Kabupaten Cianjur) Endah Lisarini Salman Alfarisi
AGROSCIENCE (AGSCI) Vol 3, No 1 (2013): June
Publisher : Fakultas Sains Terapan, Universitas Suryakancana Cianjur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (655.713 KB) | DOI: 10.35194/agsci.v3i1.288

Abstract

Bagi pengrajin tahu H. Mahpud di Langensari Kecamatan Karangtengah, keberadaankonsumen merupakan hal terpenting dalam menjaga keberlangsungan usahanya. Loyalitas konsumennyaperlu dijaga. Penelitian dilakukan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi loyalitaspelanggan (pedagang tahu eceran) dan mengidentifikasi faktor yang memberikan pengaruh paling besarterhadap loyalitas pelanggan (pedagang tahu eceran) tahu goreng di pabrik H. Mahpud sejak bulanNovember 2012 sampai dengan bulan Januari 2013. Analisis data menggunakan metode AnalisisJalur. Dari hasil penelitian diperoleh model yang menjelaskan hubungan faktor independent (harga,mutu produk, layanan/kebijakan, perilaku pelanggandan kepuasan pelanggan) dengan factor dependent(loyalitas pelanggan). Model analisis jalur yang dapat diterima setelah diuji validitas dan reliabilitasmodel adalah model II dimana faktor harga mempengaruhi sebesar 34,3%, faktor mutu produk sebesar1,9%, faktor pelayanan/ kebijakan sebesar -21,2%, faktor prilaku pelanggan sebesar 45,1%, faktorkepuasan pelanggan sebesar -45,9%. Secara keseluruhan variabel independent berpengaruh sebesar17,5%. Secara individual hanya faktor harga dan prilaku pelanggan yang berpengaruh terhadaployalitas pelanggan di pabrik H. Mahpud. Faktor yang memberikan pengaruh paling besar terhadaployalitas pelanggan di pabrik tahu H. Mahpud adalah faktor perilaku pelanggan yaitu sebesar 45,1%.
PENENTU DAYA SAING PRODUK SAYURAN (Olericulture) DI PASAR LOKAL DAN REGIONAL (Studi Kasus di Gapoktan Multi Tani Jaya Giri Kabupaten Cianjur) Silma Kusumawanti & Endah Lisarini
AGROSCIENCE (AGSCI) Vol 7, No 1 (2017): June
Publisher : Fakultas Sains Terapan, Universitas Suryakancana Cianjur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (453.891 KB) | DOI: 10.35194/agsci.v7i1.49

Abstract

AbstrakTahun 2016 adalah tahun pertama implementasi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Arus masuk investasi, sumberdaya alam dan manusia termasuk barang dan jasa ke antar negara ASEAN tidak dapat dihindari lagi. Diperlukan keunggulan di semua hal tersebut di atas sebagai syarat yang harus dipenuhi agar tidak tergilas dalam kancah bisnis ASEAN. Sebagai salah satu produk pertanian, sayuranpun harus mempunyai daya saing agar dapat menembus pasar lokal dan regional. Produk sayuran yang unggul adalah produk yang berdaya saing tinggi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji determinan faktor-faktor yang mempengaruhi daya saing sayuran produksi dari Gapoktan Multi Tani Jaya Giri Kabupaten Cianjur. Penelitian dilakukan secara deskriptif kuantitatif dengan menggunakan metode analisis jalur untuk mengolah tanggapan 50 petani anggota gapoktan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberlanjutan pasokan dan harga yang kompetitif berpengaruh signifikan secara parsial atau sebagai faktor determinan daya saing produk sayuran. Sementara kualitas sayuran berpengaruh tidak signifikan terhadap daya saing produk sayuran.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI LOYALITAS PELANGGAN (Studi kasus pada pabrik tahu goreng H. Mahpud di Desa Langensari Kecamatan Karangtengah Kabupaten Cianjur) Endah Lisarini; Salman Alfarisi
AGROSCIENCE (AGSCI) Vol 3, No 2 (2013): December
Publisher : Fakultas Sains Terapan, Universitas Suryakancana Cianjur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/agsci.v3i2.683

Abstract

     Bagi pengrajin tahu H. Mahpud di Langensari Kecamatan Karangtengah, keberadaan konsumen merupakan hal terpenting dalam menjaga keberlangsungan usahanya. Loyalitas konsumennya perlu dijaga. Penelitian dilakukan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi loyalitas pelanggan (pedagang tahu eceran) dan mengidentifikasi faktor yang memberikan pengaruh paling besar terhadap loyalitas pelanggan (pedagang tahu eceran) tahu goreng di pabrik H. Mahpud sejak bulan November 2012 sampai dengan bulan Januari 2013. Analisis data menggunakan metode Analisis Jalur. Dari hasil penelitian diperoleh model yang menjelaskan hubungan faktor independent (harga, mutu produk, layanan/kebijakan, perilaku pelanggandan kepuasan pelanggan) dengan factor dependent (loyalitas pelanggan). Model analisis jalur yang dapat diterima setelah diuji validitas dan reliabilitas model adalah model II dimana faktor harga mempengaruhi sebesar 34,3%, faktor mutu produk sebesar 1,9%, faktor pelayanan/ kebijakan sebesar -21,2%, faktor prilaku pelanggan sebesar 45,1%, faktor kepuasan pelanggan sebesar -45,9%. Secara keseluruhan variabel independent berpengaruh sebesar17,5%. Secara individual hanya faktor harga dan prilaku pelanggan yang perpengaruh terhadap loyalitas pelanggan di pabrik H. Mahpud. Faktor yang memberikan pengaruh paling besar terhadap loyalitas pelanggan di pabrik tahu H. Mahpud adalah faktor perilaku pelanggan yaitu sebesar 45,1%.
RESPON PERTUMBUHAN AKAR DAN TUNAS MAWAR MINI POT (Rosa chinensis Jacq) TERHADAP POSISI STEK BATANG DAN KONSENTRASI ZPT ROOTON F Wina Vitriawati Endah Lisarini
AGROSCIENCE (AGSCI) Vol 1, No 1 (2011): June
Publisher : Fakultas Sains Terapan, Universitas Suryakancana Cianjur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (316.313 KB) | DOI: 10.35194/agsci.v1i1.224

Abstract

Percobaan di rumah plastik dilakukan untuk mengkaji respon pertumbuhan akar dan tunasmawar mini pot (Rosa chinensis Jacq) terhadap posisi stek batang dan konsentrasi ZPT Rooton F.Penelitian dilaksanakan secara eksperimental dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompokpola faktorial yang terdiri dari dua faktor perlakuan. Posisi stek yaitu batang bagian bawah (B1),batang bagian tengah (B2), batang bagian atas (B3) sebagai faktor pertama, dan faktor keduanyaadalah konsentrasi ZPT Rooton F, terdiri dari: 0 gr/50 ml (Z1), 5 gr/50 ml (Z2), 10 gr/50ml (Z3), 15 gr/50 ml (Z4). Percobaan dilakukan untuk masa pengakaran pada bak mediapengakaran dan masa pembesaran bibit di media polybag. Parameter yang diamati meliputi bagianatas tanaman yaitu: jumlah tunas yang tumbuh, jumlah daun per tunas, jumlah tanaman hidup.Parameter bagian bawah tanaman meliputi jumlah stek yang berakar, panjang akar dan jumlahakar. Hasil penelitian menunjukkan posisi batang bagian atas (B3) dengan konsentrasi Rooton F5 – 10 gr/50 ml memberikan hasil pertumbuhan terbaik pada jumlah akar, jumlah tanamanhidup dan tinggi tanaman. Posisi batang bagian tengah konsentrasi 5 gr/50 ml menunjukkanpertumbuhan tertinggi terhadap jumlah cabang , dengan konsentrasi 0 gr/50 ml pada jumlah daundan jumlah tunas yang tumbuh dengan konsentrasi 5 gr/50 ml. Posisi batang bagian bawahmenunjukkan pertumbuhan tertinggi pada jumlah daun per tunas (konsentrasi 0 gr/50 ml),panjang tunas (konsentrasi 5 gr/50 ml), jumlah stek yang berakar (konsentrasi 0 gr/ 50 ml) danpanjang akar (konsentrasi 0 gr/50 ml).