Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : JURNAL AGRIBISAINS

PROSPEK PRODUKSI DAN PEMASARAN BERAS PANDANWANGI MURNI DI WILAYAH PEMASARAN KABUPATEN CIANJUR Lisarini, Endah; Mahdi, Hilmi
JURNAL AGRIBISAINS Vol. 5 No. 1 (2019): Jurnal AgribiSains
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (493.556 KB) | DOI: 10.30997/jagi.v5i1.2168

Abstract

Tingkat produksi dan konsumsi beras baik di tingkat nasional, provinsi maupun kabupaten menunjukkan angka yang beragam dari sejumlah sumber yang berbeda. Berdasarkan observasi lapang tahun 2018 di daerah Indikasi Geografis Padi Pandanwangi Cianjur, kondisi tingkat produksi dan konsumsi beras mengalami fluktuasi. Hal ini yang mendasari dilakukan kajian mengenai prospek produksi dan pemasaran beras khususnya Pandanwangi murni di Cianjur. Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji: 1) peluang pengembangan produksi padi Pandanwangi di daerah Indikasi Geografis, 2) prospek pemasaran beras Pandanwangi.  Data tanggapan mengenai tingkat prospek dan besarnya hambatan pengembangan produksi dan pemasaran beras Pandanwangi diperoleh dari 5 petani dan 3 toko beras di Cianjur. Jumlah responden terbatas disebabkan sedikitnya jumlah petani yang terus menanam Pandanwangi hingga dua tahun terakhir ini, dan tidak semua toko beras menjual beras Pandanwangi murni Cianjur. Sampel diambil dengan teknik non probability purposive sampling dari populasi petani produsen dan pengecer beras yang ada di wilayah pemasaran beras Cianjur. Untuk menjawab tujuan penelitian pertama, dilakukan pengkategorian kelas tingkat prospek dan hambatan. Analisis dilakukan secara deskriptif kuantitatif. Metode analisis yang sama juga dilakukan untuk menjawab tujuan penelitian kedua. Hasil penelitian menunjukkan  bahwa: 1) Tingkat prospek dan hambatan produksi padi Pandanwangi murni Cianjur, berturut-turut pada kategori prospek dan cukup ada hambatan. Nilai skor rata-rata tanggapan responden berturut-turut sebesar 4.08 dan 3.28 pada skala 1 – 4.  2) Tingkat prospek dan hambatan pemasaran beras Pandanwangi murni Cianjur, masing-masing adalah sangat prospek dan cukup ada hambatan dengan nilai skor rata-rata sebesar 4.24 dan 3.39 (skala 1- 4). Kata kunci : prospek, hambatan, produksi, pemasaran, beras Pandanwangi
PENGARUH STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR PEMBELIAN, BAURAN PEMASARAN PRODUK DAN TEMPAT TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN (Studi Kasus di Toko Buah Berkah Jaya Cianjur) Lisarini, Endah; Septiani, Dian
JURNAL AGRIBISAINS Vol. 7 No. 2 (2021): Jurnal AgribiSains
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jagi.v7i2.4751

Abstract

Hubungan baik antara penjual dengan konsumen perlu dijaga dan dipelihara agar dapat menjadi pelanggan tetap atas produknya. Indikator seorang konsumen menjadi pelanggan dapat dilihat dari tingkat keseringan konsumen tersebut membeli produk yang sama di tempat yang sama. Apakah perilaku konsumen seperti itu menunjukkan adanya kepuasan. Untuk itu dilakukan penelitian dengan tujuan mengkaji pengaruh : 1) standar operating procedur pembelian terhadap kepuasan konsumen; 2) bauran pemasaran produk terhadap kepuasan konsumen; 3) bauran tempat terhadap kepuasan konsumen; 4) standar operating procedur pembelian, bauran produk, dan bauran tempat secara bersama-sama terhadap kepuasan konsumen toko buah usaha dagang Berkah Jaya Cianjur. Untuk mendapatkan data respon pelanggan dihimpun data primer penelitian dari 120 responden yang minimal setahun terakhir berbelanja buah di Toko Buah Berkah Jaya. Karakteristik responden secara umum adalah : didominasi perempuan (64.2%), sebagian besar berusia 15 – 64 tahun (98%), terbanyak berpendidikan S1 (43.3%). Karena jumlah populasi pengunjung tidak diketahui secara pasti, maka pengambilan sampel dilakukan secara non probability sampling dengan teknik accidental sampling dan disesuaikan dengan persyaratan jumlah sampel minimal metode analisis jalur. Untuk menjawab tujuan penelitian, dilakukan analisis jalur terhadap data variabel standard operating procedur pembelian dengan indikator kemudahan, kerapian dan ketertiban berbelanja, bauran pemasaran produk dengan indikator keragaman jenis dan keragaman ukuran, bauran pemasaran tempat dengan indikator ketersediaan fasilitas, kemudahan akses, kenyamanan dan kepuasan konsumen dengan indikator kesesuaian dengan harapan dan keinginan. Diperoleh hasil penelitian yang menyimpulkan : 1) standard operating procedur pembelian berpengaruh tidak signifikan terhadap kepuasan konsumen; 2) bauran pemasaran produk berpengaruh signifikan terhadap kepuasan konsumen; 3) bauran pemasaran tempat berpengaruh signifikan terhadap kepuasan konsumen; dan 4) standar operasional pembelian, bauran produk, dan bauran tempat secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap kepuasan konsumen. Standard operating procedur pembelian secara parsial berkontribusi kecil dalam memberikan kepuasan konsumen. Hal ini disebabkan adanya pengaruh kebiasaan konsumen yang kurang mempedulikan adanya ketertiban, kerapian yang tujuannya untuk memudahkan dalam berbelanja. Konsumen pada umumnya memberikan respon puasnya pada produk dan tempat berbelanja. Keadaan seperti ini dapat menjadi perhatian bagi penjual dalam menertibkan konsumennya melalui pendekatan kebiasaan mereka atau budaya setempat, misalnya dengan membuat alur antrian. Kata kunci : Standard operating procedur, kepuasan konsumen