Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EDUKASI PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT DAN WORKSHOP PEMBUATAN SABUN CUCI TANGAN PADA MASYARAKAT DI KABUPATEN TASIKMALAYA Zain, Dichy Nuryadin; Anjani, Puteri Tita; Irfandi, Fikri Efad
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 4 (2025): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i4.32614

Abstract

Abstrak: Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), khususnya kebiasaan mencuci tangan dengan sabun, merupakan langkah preventif penting dalam menjaga kesehatan. Namun, pemahaman masyarakat desa terhadap praktik ini dan kemampuan membuat sabun secara mandiri masih terbatas. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat mengenai PHBS serta pembuatan sabun cuci tangan cair. Kegiatan dilaksanakan melalui penyuluhan dan workshop interaktif kepada 32 ibu rumah tangga di Kecamatan Padakembang, Kabupaten Tasikmalaya. Metode yang digunakan meliputi presentasi materi, praktik langsung pembuatan sabun, serta evaluasi melalui observasi dan wawancara singkat dengan 4 parameter quesioner. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 90% peserta mengalami peningkatan kemampuan dalam memahami manfaat PHBS dan mampu mempraktikkan pembuatan sabun secara mandiri. Kegiatan ini efektif dalam mendorong perilaku hidup sehat serta membuka potensi ekonomi rumah tangga melalui produksi sabun yang ramah lingkungan dan bernilai jual.Abstract: Clean and Healthy Living Behavior (CHLB), particularly the habit of handwashing with soap, is an essential preventive measure in maintaining personal health. However, rural communities have limited understanding of this practice and lack the skills to produce hand soap independently. This community service activity aimed to improve public knowledge and skills related to CHLB and the production of liquid hand soap. The program was conducted through counseling sessions and an interactive workshop involving 32 housewives in Mekarjaya Village, Padakembang Subdistrict, Tasikmalaya Regency. Methods included presentations, hands-on soap-making practice, and evaluation through observation and brief interviews. Results showed that 90% of participants improved their skills in understanding CHLB benefits and demonstrated the ability to produce soap independently. This activity effectively promoted healthy habits and opened opportunities for household economic potential through the production of eco-friendly and marketable soap.
(Literature Review: Pendekatan In Silico Potensi Senyawa dalam Daun Kelor (Moringa oleifera L.) sebagai Kandidat Antidiabetes Amin, Saeful; Aulia, Mila; Anjani, Puteri Tita; Leandra, Dhea Nova
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.174

Abstract

Diabetes mellitus telah menjadi krisis kesehatan global yang semakin mengkhawatirkan, dengan proyeksi International Diabetes Federation menunjukkan akan terdapat 783 juta penduduk dewasa yang mengalami diabetes pada tahun 2045. Latar belakang penelitian ini adalah kebutuhan akan solusi alternatif penanganan diabetes yang efektif, ekonomis, dan memiliki efek samping minimal. Tujuan penelitian adalah mengeksplorasi potensi senyawa dalam daun Moringa oleifera sebagai kandidat antidiabetes melalui pendekatan in silico dengan metode systematic literature review menggunakan protokol PRISMA. Metode penelitian dilakukan melalui pencarian komprehensif pada database elektronik seperti PubMed, Scopus, Web of Science, ScienceDirect, dan Google Scholar. Penelitian menggunakan kriteria inklusi meliputi artikel penelitian original berbahasa Inggris dan Indonesia yang diterbitkan antara 2020-2024, dengan fokus pada pendekatan in silico terhadap senyawa Moringa oleifera dan analisis molekuler terkait antidiabetes. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa daun Moringa oleifera mengandung 41 senyawa bioaktif dengan potensi antidiabetes yang signifikan. Lima senyawa utama seperti chlorogenic acid, rhamnetin, quercetin, ellagic acid, dan apigenin menunjukkan mekanisme molekuler kompleks dalam menghambat enzim kunci diabetes, seperti DPP-IV, α-glukosidase, dan berinteraksi dengan reseptor insulin tyrosine kinase. Studi in silico membuktikan beberapa senyawa memiliki afinitas ikatan yang lebih baik dibandingkan obat konvensional. Kesimpulan penelitian menunjukkan potensi luar biasa daun Moringa oleifera sebagai kandidat terapi alternatif diabetes mellitus. Disarankan dilakukan serangkaian penelitian lanjutan, termasuk validasi eksperimental, uji in vitro dan in vivo, serta studi klinis fase awal untuk mengoptimalkan pengembangan intervensi terapi berbasis senyawa daun kelor.