Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

POLA MAKAN, SANITASI DAN STATUS GIZI ANAK USIA 2-5 TAHUN : INVESTIGASI DI PUSKESMAS TAMBORA, JAKARTA BARAT Angelina, Nathalia
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.42804

Abstract

Masa balita adalah fase kritis yang memerlukan perhatian khusus dalam upaya mengawasi perkembangan dan pertumbuhan anak secara cermat. Status gizi merupakan produk dari asupan zat gizi dalam makanan dan0penyerapannya di0dalam tubuh. untuk mencapai kondisi gizi yang optimal, diperlukan konsumsi pangan yang mengandung zat gizi yang mencukupi dan aman. Menurut World0Health0Organization (WHO) terdapat 178 juta anak di dunia dengan status kurang gizi dan 3,5 hingga 5 juta anak yang berusai dibawah lima tahun mengalami kematian akibat gizi kurang. Berdasarkan hasil Survei0Status0Gizi0Indonesia (SSGI) tahun 2022, tercatat peningkatan sebesar 7,7% dalam prevalensi wasting dan 17,1% dalam prevalensi0underweight. Tujuan penelitian untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara pengaruh sanitasi lingkungan dan pola konsumi makanan terhadap status gizi anak0usia 2 – 5 tahun di0Puskesmas0Tambora, Jakarta Barat. Penelitian dilakukan0dengan menggunakan penelitian analitik kuantitatif dengan pendekatan0cross0sectional dengan total Sampel penelitian berjumlah 194 pasien0dengan status0gizi normal dan tidak normal, pola0makan baik dan tidak baik, sanitasi bersih dan tidak bersih usia 2-5 tahun yang berobat di Puskesmas Tambora, Grogol, Jakarta Barat Hasil : dari 194 responden yang diteliti, pasien dengan pola makan yang tidak baik dengan status gizi yang baik sebanyak 145 (74.7%) dan gizi buruk sebanyak 49 (25.3%) sedangkan berdasarkan sanitasi lingkungan, sebanyak 145 (74.7%) dengan sanitasi lingkungan yang tidak bersih memiliki status gizi yang baik. Kesimpulan pola konsumsi makanan0yang0tidak0seimbang dan sanitasi lingkungan yang buruk berpengaruh terhadap status0gizi0buruk pada anak usia 2-5 tahun di Puskesmas Tambora, Jakarta Barat.