Kusumo, Raden Dewi Rahmi Kusumawardhani
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

HUBUNGAN INDEKS MASSA TUBUH DENGAN SIKLUS MENSTRUASI PADA MAHASISWI FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS JENDERAL ACHMAD YANI ANGKATAN 2022 Nurul Hidayah, Ravena Puspita; Ridwan, Apen Afgani; Kusumo, Raden Dewi Rahmi Kusumawardhani
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.43029

Abstract

Indeks massa tubuh (IMT) merupakan parameter yang digunakan untuk menilai status gizi seseorang dan dapat mempengaruhi berbagai aspek kesehatan, termasuk siklus menstruasi.Wanita dengan IMT yang rendah atau tinggi sering mengalami gangguan menstruasi, seperti ketidakteraturan siklus atau bahkan tidak menstruasi sama sekali. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara indeks massa tubuh (IMT) dengan siklus menstruasi pada mahasiswi Fakultas Kedokteran Unjani angkatan 2022. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional yang melibatkan 51 mahasiswi Fakultas Kedokteran Unjani angkatan 2022 sebagai subjek penelitian. Metode sampel yang digunakan yaitu simple random sampling. Variabel yang digunakan yaitu Indeks Massa Tubuh dan Siklus Menstruasi. Data indeks massa tubuh (IMT) diukur menggunakan rumus berat badan (kg) dibagi kuadrat tinggi badan (m²), dan siklus menstruasi dianalisis berdasarkan informasi yang diberikan oleh responden melalui kuesioner. Analisis data dilakukan menggunakan uji statistik chi-square untuk mengetahui korelasi antara indeks massa tubuh (IMT) dan siklus menstruasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara IMT dengan durasi dan regularitas siklus menstruasi (p < 0,05). Mahasiswi dengan IMT yang lebih rendah atau lebih tinggi menunjukkan kecenderungan siklus menstruasi yang tidak teratur, sedangkan mahasiswi dengan IMT normal cenderung memiliki siklus menstruasi yang lebih teratur, selain IMT, faktor-faktor lain seperti pola makan, tingkat aktivitas fisik, dan stres juga berkontribusi dalam mempengaruhi kestabilan siklus menstruasi. Dapat disimpulkan bahwa indeks massa tubuh berhubungan dengan siklus menstruasi.