Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS SISTEMATIS MENGENAI PENGGUNAAN TEKNOLOGI DIGITAL DALAM MANAJEMEN GAGAL JANTUNG : SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW Mahendra, Dentino Wili; Sriwulan, Niek
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.43051

Abstract

Peningkatan jumlah penderita gagal jantung di Indonesia berpotensi membebani sistem kesehatan nasional, terutama di wilayah dengan akses terbatas terhadap fasilitas kesehatan dan tenaga medis. Teknologi digital, seperti telemedicine, perangkat wearable, dan aplikasi kesehatan, mulai mendapat perhatian sebagai solusi dalam manajemen gagal jantung. Namun, penerapannya masih menghadapi tantangan, seperti ketimpangan akses terhadap teknologi kesehatan digital, di mana infrastruktur internet dan teknologi belum merata. Selain itu, literatur yang ada belum secara spesifik mengeksplorasi efektivitas masing-masing jenis teknologi pada berbagai kelompok pasien gagal jantung, terutama di konteks ekonomi rendah dan menengah. Penelitian ini menganalisis penggunaan teknologi digital dalam manajemen gagal jantung melalui Systematic Literature Review dengan pendekatan PRISMA. Teknologi digital, seperti telemedicine, perangkat wearable, dan aplikasi kesehatan, memiliki potensi besar untuk meningkatkan kualitas hidup pasien, kepatuhan terhadap pengobatan, dan mengurangi tingkat rawat inap. Namun, implementasi teknologi ini menghadapi berbagai tantangan, termasuk ketimpangan akses teknologi, rendahnya literasi digital, dan penerimaan pasien terhadap teknologi baru, khususnya di negara berkembang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknologi digital dapat meningkatkan efektivitas pemantauan dan pengelolaan gagal jantung dengan memberikan informasi real-time dan mendukung perawatan berkelanjutan. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan infrastruktur digital, edukasi literasi teknologi, dan pelatihan bagi tenaga medis untuk mengatasi hambatan implementasi. Temuan ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pengambil kebijakan dan pengembang teknologi dalam merancang intervensi kesehatan digital yang inklusif dan adaptif sesuai dengan kebutuhan lokal.
SGLT2i Inhibitor Therapy in the Management of Pulmonary Hypertension: A Literature Review Mahendra, Dentino Wili
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 6 No. 1 (2026): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v6i1.2915

Abstract

Pulmonary hypertension (PH) is a complex, progressive condition marked by elevated pulmonary vascular resistance and artery pressure, often leading to right heart failure. Therapeutic options remain limited, especially for PH due to left heart disease (PH-LHD) and pulmonary arterial hypertension (PAH). Sodium—glucose cotransporter 2 inhibitors (SGLT2i), developed for diabetes, show cardiorenal benefits beyond glycemic control, suggesting a role in PH management. This narrative literature review synthesizes evidence on SGLT2i in PH, focusing on mechanisms, preclinical findings, and clinical outcomes. Systematic searches (PubMed, Scopus, ScienceDirect; 2020–2025) reveal SGLT2i modulate PH pathophysiology via mild osmotic diuresis; reduced inflammation and oxidative stress; improved endothelial function; inhibited vascular remodeling; and enhanced right ventricular function. Preclinical animal studies report lower pulmonary artery pressure and remodeling. Early clinical data from observational studies and heart failure trial sub-analyses indicate improved hemodynamics (e.g., pulmonary artery pressure, NT-proBNP) in PH patients, particularly PH-LHD. In conclusion, SGLT2i offer promise as adjunctive therapy for PH linked to left heart disease due to multimodal actions. Evidence remains preliminary from non-PH-specific trials; ongoing randomized controlled trials will clarify efficacy and safety for broader recommendation.