Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

HUBUNGAN ANTAR SIKAP OVERPROTEKTIF ORANG TUA TERHADAP PENYESUAIAN DIRI ANAK MOH RIZAL RIFAI
Bahasa Indonesia Vol 12 No 02 (2025): AT-TAHDZIB Jurnal Pendidikan dan pembelajaran Dasar
Publisher : Program Studi PGMI IAI Pangeran Diponegoro Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari sikap orang orang tua yang overprotective akan berdampak baik atau buruk bagi perkembangan kemandirian anaknya. Adapun metode dalam penelitian ini adalah menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan studi kepustakaan (library search) dan studi kasus. Dimana pembahasan dan teori yang diperoleh berdasarkan hasil wawancara yang kemudian hasilnya dianalisis dan mengkaji beberapa artikel dan jurnal. Yang dimana diperoleh hasil bahwa sikap overprotective orang tua ini berpengaruh negatif terhadap perkembangan kemandirian anaknya. Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulan bahwa adanya sikap overprotective akan ada kemungkinan menjadikan anaknya sebagai orang yang terus bergantung kepada orang lain dan kurangnya kemandirian. Keywords: Orang tua, penyesuaian diri, Overprotective
Integrasi Nilai-Nilai Karakter dalam Pembelajaran Tematik oleh Guru Madrasah Ibtidaiyah MOH RIZAL RIFAI
Bahasa Indonesia Vol 12 No 3 (2025): At-Tahdzib: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar
Publisher : Program Studi PGMI IAI Pangeran Diponegoro Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana guru Madrasah Ibtidaiyah (MI) mengintegrasikan nilai-nilai karakter dalam pembelajaran tematik. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan metode observasi, wawancara, serta dokumentasi, diperoleh data dari tiga MI di wilayah Nganjuk, Jawa Timur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru MI mengintegrasikan nilai-nilai karakter seperti religius, disiplin, tanggung jawab, dan gotong royong melalui pendekatan pembelajaran kontekstual, penggunaan cerita inspiratif, kegiatan proyek, serta pembiasaan di luar kelas. Meskipun terdapat kendala seperti waktu pembelajaran yang terbatas dan belum optimalnya evaluasi karakter, integrasi nilai tetap berjalan melalui kreativitas dan keteladanan guru. Penelitian ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara guru, siswa, dan lingkungan sekolah dalam membentuk karakter peserta didik sejak dini. Kata kunci: nilai karakter, pembelajaran tematik, madrasah ibtidaiyah, integrasi nilai
HUBUNGAN ANTAR SIKAP OVERPROTEKTIF ORANG TUA TERHADAP PENYESUAIAN DIRI ANAK MOH RIZAL RIFAI
Bahasa Indonesia Vol 12 No 02 (2025): AT-TAHDZIB Jurnal Pendidikan dan pembelajaran Dasar
Publisher : Program Studi PGMI IAI Pangeran Diponegoro Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari sikap orang orang tua yang overprotective akan berdampak baik atau buruk bagi perkembangan kemandirian anaknya. Adapun metode dalam penelitian ini adalah menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan studi kepustakaan (library search) dan studi kasus. Dimana pembahasan dan teori yang diperoleh berdasarkan hasil wawancara yang kemudian hasilnya dianalisis dan mengkaji beberapa artikel dan jurnal. Yang dimana diperoleh hasil bahwa sikap overprotective orang tua ini berpengaruh negatif terhadap perkembangan kemandirian anaknya. Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulan bahwa adanya sikap overprotective akan ada kemungkinan menjadikan anaknya sebagai orang yang terus bergantung kepada orang lain dan kurangnya kemandirian. Keywords: Orang tua, penyesuaian diri, Overprotective
Implementasi Microteaching dalam Meningkatkan Keterampilan Mengajar Mahasiswa Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah MOH RIZAL RIFAI
Bahasa Indonesia Vol 13 No 01 (2026): At-Tahdzib: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar
Publisher : Program Studi PGMI IAI Pangeran Diponegoro Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi microteaching dalam meningkatkan keterampilan mengajar mahasiswa Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui observasi praktik microteaching, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa microteaching efektif dalam melatih keterampilan dasar mengajar, seperti membuka dan menutup pelajaran, pengelolaan kelas, serta penggunaan media pembelajaran. Umpan balik dari dosen dan teman sejawat menjadi faktor penting dalam peningkatan kompetensi mahasiswa. Penelitian ini menegaskan bahwa microteaching merupakan strategi pembelajaran yang relevan dalam membentuk kesiapan profesional calon guru madrasah ibtidaiyah.
Implementasi Pembelajaran Tahfidz Juz Amma sebagai Upaya Penguatan Kecerdasan Spiritual Siswa MOH RIZAL RIFAI
Bahasa Indonesia Vol 13 No 2 (2026): At-Tahdzib: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar
Publisher : Program Studi PGMI IAI Pangeran Diponegoro Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT Education is not merely directed toward the development of students’ cognitive abilities but also toward the cultivation of affective and spiritual dimensions that support their overall character and life competencies. This study aims to examine the role of the Tahfidz Juz Amma learning program in enhancing students’ spiritual intelligence through the implementation of the wahdah, tasmi’, and muraja’ah methods. The research employed a qualitative descriptive approach to gain a comprehensive understanding of the learning process and its impact on students’ spiritual development. Data were collected through observations and in-depth interviews with teachers and students involved in the Tahfidz program. The findings indicate that the implementation of Tahfidz Juz Amma contributes significantly to the improvement of students’ spiritual intelligence. Through the wahdah method, students develop gratitude by recognizing their memorization abilities as blessings from Allah. The tasmi’ method fosters honesty, cooperation, social awareness, and responsibility in their interactions both within and outside the school environment. Meanwhile, the muraja’ah method nurtures patience, consistency (istikamah), and discipline through the continuous practice of memorization and Qur’anic recitation. The study concludes that Tahfidz Juz Amma learning not only strengthens students’ memorization skills but also plays an important role in shaping noble character and spiritual awareness based on Qur’anic values. Therefore, integrating Tahfidz programs into educational institutions can serve as an effective strategy for developing students who are intellectually capable, spiritually mature, and morally grounded. Keywords: Spiritual Intelligence, Tahfidz Juz Amma, Qur’anic Learning, Character Development, Students.