Balita merupakan usia golden age karena keberhasilan pertumbuhan dan perkembangan akan ditentukan pada periode ini. Dalam mengoptimalkan periode ini penting untuk memantau pertumbuhan balita dengan melihat status gizi. Status gizi dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor secara tidak langsung salah satunya yaitu riwayat pemberian ASI eksklusif. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis hubungan antara riwayat ASI eksklusif dengan status gizi balita di wilayah kerja Puskesmas Bangkalan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode observasional analitik dan desain penelitian cross sectional. Sampel penelitian sebanyak 60 balita yang dipilih dengan menggunakan teknik propotional random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan melakukan wawancara dengan menggunakan kuesioner riwayat pemberian ASI eksklusif yang terdiri dari 5 pertanyaan. Hasil penelitian ini, kemudian dianalisis dengan menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar balita mendapatkan ASI eksklusif (51,7%). Hasil analisis menunjukkan tidak terdapat hubungan antara riwayat pemberian ASI eksklusif dengan status gizi berdasarkan indeks BB/U (p=0,500) dan indeks BB/PB (p=1,000). Namun, terdapat hubungan dengan indeks PB/U (p=0,039). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa riwayat pemberian ASI eksklusif dapat mempengaruhi status gizi berdasarkan indeks PB/U. Oleh karena itu, diharapkan ibu balita mengikuti kegiatan edukasi untuk menambah pengetahuan dan pentingnya ASI eksklusif serta rutin ke posyandu untuk memantau pertumbuhan balita.