Payakun, Ahnad Genaro
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Implementasi GREEN ECONOMY PADA SEKTOR PARIWISATA PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN DI KOTA BANDAR LAMPUNG DI TINJAU EKONOMI ISLAM: IMPLEMENTASI GREEN ECONOMY PADA SEKTOR PARIWISATA PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN DI KOTA BANDAR LAMPUNG DI TINJAU EKONOMI ISLAM Payakun, Ahnad Genaro
LAN TABUR : Jurnal Ekonomi Syariah Vol. 6 No. 2 (2025): Maret
Publisher : Lembaga Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Institut Agama Islam (IAI) Al-Qodiri Jember, Jawa Timur Indonesia bekerjasama dengan Kopertais Wilayah 4 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53515/lantabur.2025.6.2.174-186

Abstract

Penelitian ini memiliki pengamatan mengenai implementasi green economy dalam pengelolaan sektor pariwisata yang berada di Kota Bandar Lampung,yaitu objek wisata Wiragarden,Lembah Hijau,dan Bukit Sakura. Dimana dalam implementasinya berpengaruh pada lingkuan sekitar, ekonomi, sosial dan budaya masyarakat di lingkungan sekitar yang terpengaruh. Mengkaji kemampuan dalam implementasi green economy upaya dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dengan tujuan akhir menunjang kondisi yang ramah lingkungan ,Menguak elemen-elemen yang bisa terjalin kala melakukan ekonomi hijau dalam upaya mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dengan tujuan akhir membuat sektor paiwisata yang mebuat praktik-praktiknya yang ramah lingkungan serta meningaktan potensi pembangunan berkelanjutan.Keterkaitan gagasan pelaknasaan ekonomi hijau dengan gagasan fiqih lingkungan yang berdasarkan Al-Quran dan hadis. Metode penelitian yang digunakan dalam melakukan penelitian ini yaitu metode kulaitatif dengan pendekatan studi kasus Hasil penelitian menunjukan bahwa sektor pariwisata di kota bandar lampung yaitupada objek pariwisata Wira garden, Lembah Hijau, dan Bukit Sakura telah menerapkan beberapa prinsip green economy dalam pengelolaan objek wisata yang mempengaruhi keberhasilan dalam mewujudkan pembangunan bewawasan lingkungan dengan faktor-faktor penunjang dan penghambat didalamnya. Dalam prespektif ekonomi islam penerapannya pun telah sesuai dengan orientasi pembangunan dalam islam.