Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

THE EFFECT OF ASSERTIVE BEHAVIOR AND SELF-DISCLOSURE ON MATHEMATICAL PROBLEM-SOLVING ABILITY (SURVEY AT SMP NEGERI IN NORTH JAKARTA) Wisman
International Journal of Accounting, Management, Economics and Social Sciences (IJAMESC) Vol. 1 No. 4 (2023): August
Publisher : ZILLZELL MEDIA PRIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61990/ijamesc.v1i4.54

Abstract

Objectives of the study: (1) Knowing the direct influence of assertive behavior on the ability to solve mathematical problems in public junior high school students in North Jakarta. (2) Knowing the direct effect of self-disclosure on the ability to solve mathematical problems in public junior high school students in North Jakarta. (3) Knowing the direct influence of assertive behavior on self-disclosure in public junior high school students in North Jakarta. (4) Knowing the indirect influence of assertive behavior through self-disclosure on the ability to solve mathematical problems in public junior high school students in North Jakarta. The method used in this study is the survey method. This study used a survey study. Test the hypothesis using path analysis. The results concluded: (1) There is a significant direct influence of assertive behavior on solving mathematics problems of public junior high school students in North Jakarta. This is evidenced by the acquisition of Sig. = 0.000 < 0.05 and (2) There is a significant direct influence of self-disclosure on solving mathematics problems of public junior high school students in North Jakarta. This is evidenced by the acquisition of Sig. = 0.038 < 0.05 and . (3) There is a significant direct influence of assertive behavior on the self-disclosure of public junior high school students in North Jakarta. This is evidenced by the acquisition of Sig. = 0.000 < 0.05 and . (4) There is a significant indirect influence of assertive behavior through self-disclosure on the mathematical problem-solving ability of public junior high school students in North Jakarta. This can be proven by the value,
EFEKTIVITAS MEDIA PEMBELAJARAN MOKA (MONOPOLI ANGKA) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN NUMERASI ANAK USIA DINI DI TK MANDIRI PKK SIBUALONG Wisman Wisman; Muhammad Idham Asfar; Rabiah Al&#039;adawiya; Armina M
Pelangi Jurnal Pemikiran dan Penelitian Islam Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini - IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/pelangi.v7i1.4063

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran media pembelajaran MOKA (Monopoli Angka) dalam merangsang kemampuan numerasi anak usia dini. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan melibatkan 10 anak di TK Mandiri PKK Sibualong yang telah mengikuti pembelajaran menggunakan media MOKA. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permainan MOKA efektif dalam meningkatkan kemampuan numerasi anak-anak. Peningkatan yang signifikan terlihat dalam pengenalan lambang angka, pemahaman konsep angka, serta kepatuhan terhadap aturan permainan selama tiga hari observasi. Selain itu, permainan MOKA juga berkontribusi dalam mengajarkan kerjasama, kesabaran menunggu giliran, serta kedisiplinan dalam mengikuti aturan. Dengan demikian, permainan MOKA dapat menjadi alternatif media pembelajaran yang efektif untuk merangsang perkembangan numerasi anak usia dini, memperdalam pemahaman konsep angka, serta meningkatkan interaksi sosial mereka.
EFEKTIVITAS MEDIA PEMBELAJARAN MOKA (MONOPOLI ANGKA) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN NUMERASI ANAK USIA DINI DI TK MANDIRI PKK SIBUALONG Wisman Wisman; Muhammad Idham Asfar; Rabiah Al&#039;adawiya; Armina M
Pelangi Jurnal Pemikiran dan Penelitian Islam Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini - IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/pelangi.v7i1.4063

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran media pembelajaran MOKA (Monopoli Angka) dalam merangsang kemampuan numerasi anak usia dini. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan melibatkan 10 anak di TK Mandiri PKK Sibualong yang telah mengikuti pembelajaran menggunakan media MOKA. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permainan MOKA efektif dalam meningkatkan kemampuan numerasi anak-anak. Peningkatan yang signifikan terlihat dalam pengenalan lambang angka, pemahaman konsep angka, serta kepatuhan terhadap aturan permainan selama tiga hari observasi. Selain itu, permainan MOKA juga berkontribusi dalam mengajarkan kerjasama, kesabaran menunggu giliran, serta kedisiplinan dalam mengikuti aturan. Dengan demikian, permainan MOKA dapat menjadi alternatif media pembelajaran yang efektif untuk merangsang perkembangan numerasi anak usia dini, memperdalam pemahaman konsep angka, serta meningkatkan interaksi sosial mereka.
Peran Ibu dalam Transmisi Bahasa Daerah Kaili pada Anak Usia Dini : The Role of Mothers in the Transmission of the Kaili Local Language to Early Childhood Rabiah Al’adawiya; Wisman; Syamsidar
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 5: Mei 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i5.11102

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk peran ibu dalam mentransmisikan bahasa daerah Kaili dialek Tara pada anak usia dini serta menganalisis faktor-faktor pendukung dan penghambat yang memengaruhi peran tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Partisipan penelitian adalah tiga orang ibu yang memiliki anak usia 4-6 tahun, fasih berbahasa Kaili dialek Tara, dan bertempat tinggal di Kecamatan Parigi Tengah, Sulawesi Tengah. Teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam semi-terstruktur, observasi partisipatif pasif, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles-Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk peran ibu meliputi: (1) peran sebagai model bahasa yang masih bersifat situasional dan tidak konsisten; (2) peran sebagai penentu kebijakan bahasa keluarga yang memprioritaskan Bahasa Indonesia; dan (3) peran dalam aktivitas stimulasi seperti bercerita, bermain peran, dan bernyanyi yang masih terbatas pada kosakata tertentu. Faktor penghambat yang teridentifikasi meliputi rendahnya konsistensi, dominasi Bahasa Indonesia, minim dukungan suami, minim bahan bacaan, kekhawatiran orang tua, dan kesibukan ibu. Adapun faktor pendukung meliputi kemampuan bahasa Kaili ibu, motivasi melestarikan identitas, ketertarikan anak pada lagu daerah, dukungan kakek/nenek, model dari sekolah, serta kreativitas ibu. Penelitian ini menyimpulkan bahwa transmisi bahasa Kaili dialek Tara masih lemah karena faktor penghambat lebih dominan, namun terdapat modal sosial dan kultural yang dapat dioptimalkan untuk penguatan peran ibu di ranah keluarga.
Improving Science Learning Outcomes and Critical Thinking through Problem-Based Learning in Elementary Education Meggi Rahayu; Wisman Wisman; Selvina Doranggi; Andi Salahuddin
Equator Science Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Equator Science Journal (ESJ)
Publisher : CV. Dharma Samakta Edukhatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61142/esj.v4i2.363

Abstract

Low science learning outcomes and limited critical thinking skills among elementary school students remain a significant challenge in science education, particularly due to the use of less interactive instructional approaches. This study investigates the effect of the Problem-Based Learning (PBL) model on students’ science learning outcomes and critical thinking skills among fifth-grade students at SD Inpres 3 Tatura. This study employed a quasi-experimental design using a pretest–posttest control group approach. The sample consisted of 53 students selected through total sampling, with one class assigned as the experimental group and the other as the control group. Data were collected using essay-based tests designed to measure students’ learning outcomes and critical thinking skills, and were analyzed using an independent sample t-test. The results indicate that students who were taught using the PBL model achieved significantly higher learning outcomes and demonstrated improved critical thinking skills compared to those who received conventional instruction (p < 0.05). The improvement was evident in students’ ability to analyze problems, construct arguments, and evaluate solutions. These findings suggest that Problem-Based Learning is an effective instructional strategy for enhancing both science learning outcomes and critical thinking skills, and can be considered a practical approach for improving elementary science education.
Pengembangan Instrumen Asesmen Diagnostik Non Kognitif Mahasiswa Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini Berbasis Kurikulum Merdeka Wisman Wisman; Hasriana Hasriana; Rabiah Al'adawiya
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2026): Juli
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i1.1954

Abstract

Asesmen diagnostik nonkognitif merupakan komponen penting dalam implementasi Kurikulum Merdeka karena berfungsi untuk mengidentifikasi berbagai aspek personal mahasiswa yang mendukung proses pembelajaran. Namun, pelaksanaan asesmen ini masih menghadapi kendala akibat keterbatasan instrumen yang tersedia di lembaga pendidikan. Penelitian ini bertujuan mengembangkan instrumen asesmen diagnostik nonkognitif yang valid dan reliabel bagi mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG-PAUD). Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan (research and development) dengan model pengembangan instrumen adaptif berdasarkan tujuh langkah sistematis. Produk penelitian berupa kuesioner dengan lima dimensi utama: kesejahteraan psikologis dan sosial-emosional, aktivitas belajar mandiri, kondisi keluarga, latar belakang pergaulan, serta gaya belajar, karakteristik, dan minat. Analisis data meliputi uji validitas isi menggunakan model Gregory, validitas konstruk melalui analisis faktor konfirmatori (Confirmatory Factor Analysis/CFA), serta reliabilitas dengan koefisien Alpha Cronbach. Hasil uji validitas isi menunjukkan koefisien 0,81 (valid). Hasil CFA memenuhi syarat analisis faktor (KMO = 0,850; Bartlett’s Test sig. = 0,000). Dari 48 butir awal, sebanyak 37 butir dinyatakan valid dan reliabel dengan koefisien reliabilitas 0,850. Instrumen ini diharapkan dapat dimanfaatkan oleh dosen dan pengelola program studi dalam melaksanakan asesmen diagnostik nonkognitif bagi mahasiswa PG-PAUD.
Pengaruh Pemahaman Konsep dan Efikasi Diri Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Ilmu Pengetahuan Alam (Survei pada SMP Negeri di Kecamatan Balaesang): The Influence of Conceptual Understanding and Self-Efficacy on Science Problem-Solving Skills (Survey at Public Middle Schools in Balaesang District) Heni Silfianti; Wisman
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 4: April 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i4.11090

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Pengaruh pemahaman konsep dan efikasi diri secara bersama-sama terhadap kemampuan pemecahan masalah IPA pada siswa SMP Negeri di Kecamatan Balaesang, (2) Pengaruh pemahaman konsep terhadap kemampuan pemecahan masalah IPA pada siswa SMP Negeri di Kecamatan Balaesang, (3) Pengaruh efikasi diri terhadap kemampuan pemecahan masalah IPA pada siswa SMP Negeri di Kecamatan Balaesang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei dengan menggunakan teknik analisis regresi. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah proporsional random sampling. Instrumen untuk pengambilan data pada penelitian ini berupa tes pilihan ganda (variabel Pemahaman konsep), kuesioner (variabel Efikasi diri), serta tes esai (variabel kemampuan pemecahan masalah IPA). Teknik analisis data uji persyaratan menggunakan uji normalitas data, uji linieritas, uji multikolinieritas, uji heterokedastisitas, dan uji normalitas galat, serta uji analisis hipotesis. Berdasarkan uji hipotesis melalui regresi ganda: (1) terdapat pengaruh yang signifikan pemahaman konsep dan efikasi diri secara bersama-sama terhadap kemampuan pemecahan masalah IPA siswa SMP Negeri di Kecamatan Balaesang. Hal ini dibuktikan dengan perolehan nilai Sig. 0,000 < 0,05 dan Fh = 10,894. (2) Terdapat pengaruh yang signifikan pemahaman konsep terhadap kemampuan pemecahan masalah IPA siswa SMP Negeri di Kecamatan Balaesang. Hal ini dibuktikan dengan perolehan nilai Sig. 0,009 < 0,05 dan th = 2,692. (3) Terdapat pengaruh yang signifikan efikasi diri terhadap kemampuan pemecahan masalah IPA siswa SMP Negeri di Kecamatan Balaesang. Hal ini dibuktikan dengan perolehan nilai Sig. 0,000 < 0,05 dan th = 4,417.