Profesi guru bimbingan dan konseling atau konselor sekolah menjadi subtansial karena gurubimbingan dan konseling bertugas sebagai helper dan proses bantuan disebut dengan helping,Sebagai profesi helping, guru bimbingan dan konseling di sekolah memiliki landasan ilmu danteknologi serta wilayah praktik yang jelas, yang dapat dibedakan dengan profesi-profesi lain yangbersifat membantu lainnya. Ilmu dan teknologi merupakan dasar untuk guru bimbingan dankonseling untuk terselenggaranya pelayanan profesi yang professional dan dijaga oleh kode etikyang secara khusus disusun untuk profesi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikanetika keprefesionalan guru bimbingan dan konseling dalam pelaksanaan konseling dan ujuanpenulisan ini antara lain untuk mengetahui bentuk layanan bimbingan dan konseling yang efektifselama masa dan pasca pandemic COVID-19; untuk mengkaji bimbingan dan koselingpembelajaran berbasis inovasi tehnologi pada masa dan pasca pandemi COVID-19. Berdasarkanpemabahsan maka bentuk layanan bimbingan dan konseling yang efektif selama masa dan pascapandemi COVID-19 antara lain pembelajaran daring bisa menggunakan media aplikasi whatsapp,google classroom, zoom, google meet, dan seterusnya Berikut ini beberapa inovasi dalammemberikan layanan Bimbingan Konseling pada peserta didik di masa pandemi Covid-19, yaitu.Pembelajaran bimbingan konseling via Zoom, Google Meet, webex meet, Google Clasroom.Whatsaap, facebook dan setersunya, pemberian sinema konseling Via Youtube dan peercounseling melalui media daring dalam masa pandemic COVID-19.