This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ar-Risalah
Al Ikhwan, Al Ikhwan
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

TINJAUAN YURIDIS PIDANA DENDA DALAM PENERAPAN UNDANG-UNDANG NOMOR 22 TAHUN 2009 TENTANG LALU LINTAS DAN ANGKUTAN JALAN (DI POLRES LUWU UTARA) Al Ikhwan, Al Ikhwan
Jurnal Ar-Risalah Vol. 3 No. 1 (2023): Volume 3 Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Bone

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30863/arrisalah.v3i1.5285

Abstract

AbstractThis study aims to (1) determine the effectiveness of criminal fines in the application of Law No. 22 of 2009 concerning Traffic and Road Transportation at North Luwu Police Station. (2) To determine the factors affecting criminal fines in the application of Law No. 22 of 2009 concerning Road Traffic and Transportation.This study used empirical juridical descriptive method. Collecting data using ordinary primary data, namely data obtained directly in the field such as through observations and interviews sourced from respondents, secondary data obtained and analyzed qualitatively which is then presented in a discriminatory manner.The results of the study showed that: law enforcement is less effective Criminal Fines in the Application of Law No.22 of 2009 concerning Traffic and Road Transportation. The factors that affect criminal fines in the application of Law No. 22 of 2009 concerning Road Traffic and Transportation are legal structure, legal culture, legal substance (legal rules) and other factors that affect the enforcement of criminal law fines including external factors, namely factors, officer factors, facility factors, and community factors.Research recommendations: There is a need for socialization and campaigns to the community related to Law No. 22 of 2009 on Traffic and Transportation and all elements of society, in order to comply with traffic rules, it is necessary to involve the community in counseling activities, there is a need for a review of the provisions of Criminal Sanctions to be in accordance with the capabilities of the community and to minimize the practice of bribery in order to replace or avoid fines in Law Number 22 of 2009; In order for Law Number 22 of 2009 concerning Road Traffic and Transportation to be implemented properly, it is necessary to improve adequate traffic facilities and infrastructure, especially in the North Luwu Police Area.Keywords : Traffic, Application of Criminal FinesAbstrakPenelitian ini bertujuan untuk (1) untuk mengetahui efektifitas pidana denda dalam penerapan Undang-Undang No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan di Polres Luwu Utara. (2) Untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pidana denda dalam penerapan Undang-Undang No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.Penelitian ini menggunakan metode deskriptif yuridis empiris. Mengumpulkan data menggunakan data Primer biasa yaitu data yang diperoleh secara langsung dilapangan seperti melalui hasil pengamatan dan wawancara yang bersumber dari responden, data sekunder di peroleh dan dianalisis kualitatif yang selanjutnya disajikan secara diskritif.Hasil penelitian menunjutkan bahwa: penegakan hukum kurang efektif Pidana Denda dalam Penerapan Undang-undang No.22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Adapun Faktor-faktor yang mempengaruhi pidana denda dalam penerapan Undang-undang No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan adalah struktur hukum, budaya hukum, substansi hukum (kaidah hukum) dan faktor lain yang mempengaruhi penegakan hukum pidana denda antara lain faktor eksternal yaitu faktor, faktor petugas, faktor fasilitas, dan faktor masyarakat.Rekomendasi penelitian: Diperlukan adanya sosialisasi dan kampanye kepada masyarakat terkait dengan Undang-Undang No. 22 Tahun 2009 Lalu Lintas dan Angkutan dan semua elemen masyarakat, agar mematuhi aturan lalu lintas, perlu melibatkan masyarakat  dalam kegiatan penyuluhan, perluadanya peninjauan kembali terhadap ketentuan Sanksi Pidana agar sesuai dengan kemampuan masyarakat serta untuk meminimalisir praktek suap dalam rangka menganti atau menghindari sanksi denda dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009; Agar Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan dapat dilaksanakan dengan baik maka diperlukan adanya perbaikan sarana dan prasarana lalu lintas yang memadaik hususnya di Wilayah Polres Luwu Utara.Kata kunci : Lalu Lintas, Penerapan Pidana Denda