Rahmat Rahmat
Manajemen Bisnis Syariah, Universitas Muhammadiyah Pontianak

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Jual Beli Online Melalui Tik Tok Shop Menurut Perspektif Qawaid Fiqhiyah Muhammad Azmin; Rahmat Rahmat; Rindi Sasmita
Journal of Sharia Economy and Islamic Tourism Vol 4, No 1 (2023): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jseit.v4i1.27969

Abstract

Abstract: In the digital era, technological developments have brought significant changes in the business world, including increasingly popular online buying and selling methods. One platform that dominates the market share is TikTok Shop, where users can sell and buy products online. This study aims to examine online buying and selling transactions through TikTok Shop from the perspective of Qawaid Fiqhiyah, namely the principles of Islamic law that govern aspects of life, including muamalah or business transactions. This study uses an analytical descriptive approach to analyze the implementation of Qawaid Fiqhiyah in online buying and selling transactions through TikTok Shop. The results of the analysis show that the implementation of Qawaid Fiqhiyah in online buying and selling transactions through TikTok Shop can present challenges and opportunities. Fairness in transactions needs to be maintained so that all parties feel treated fairly. Fulfillment of promises is the main key to building trust between sellers and buyers. In addition, ownership provisions, usury prohibitions, and price provisions also need to be considered so that transactions remain in accordance with Islamic values.Abstrak: Dalam era digital, perkembangan teknologi telah membawa perubahan signifikan dalam dunia bisnis, termasuk metode jual beli online yang semakin populer. Salah satu platform yang mendominasi pangsa pasar adalah TikTok Shop, di mana para pengguna dapat menjual dan membeli produk secara online. Studi ini bertujuan untuk mengkaji transaksi jual beli online melalui TikTok Shop dari perspektif Qawaid Fiqhiyah, yaitu prinsip-prinsip hukum Islam yang mengatur aspek-aspek kehidupan, termasuk muamalah atau transaksi bisnis. Studi ini menggunakan pendekatan deskriptif analitis untuk menganalisis implementasi Qawaid Fiqhiyah dalam transaksi jual beli online melalui TikTok Shop. Hasil analisis menunjukkan bahwa implementasi Qawaid Fiqhiyah dalam transaksi jual beli online melalui TikTok Shop dapat menghadirkan tantangan dan peluang. Keadilan dalam transaksi perlu dijaga agar semua pihak merasa diperlakukan secara adil. Pemenuhan janji menjadi kunci utama untuk membangun kepercayaan antara penjual dan pembeli. Selain itu, ketentuan kepemilikan, larangan riba, dan ketentuan harga juga perlu diperhatikan agar transaksi tetap sesuai dengan nilai-nilai Islam.
Fenomena Endorsement terhadap Etika Bisnis Islam Nur Fitri Hidayanti; Rahmat Rahmat; Aprilian Nabila
Journal of Sharia Economy and Islamic Tourism Vol 5, No 1 (2024): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jseit.v5i1.27957

Abstract

Abstract: This research aims to analyze the phenomenon of endorsement in the context of Islamic business ethics using a descriptive qualitative method. Through interviews and observations with consumers, the findings reveal that respondents agree that endorsements are effective in increasing sales. However, respondents feel that this practice is not fully aligned with Sharia principles. Some influencers tend to downplay the shortcomings of products, which can pose a risk of deception and contradict the value of honesty in Islam. This study recommends that business practitioners and influencers pay attention to ethical principles, such as transparency and social responsibility, to ensure that endorsements are not only economically beneficial but also in line with Islamic values. It is hoped that the results of this research will provide insights for the industry on the importance of Islamic business ethics in endorsement practices.Abstrak: penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena endorsement dalam konteks etika bisnis Islam dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif. Melalui wawancara dan observasi terhadap konsumen, hasil penelitian ditemukan bahwa responden setuju bahwa endorsement efektif dalam meningkatkan penjualan. Namun, responden merasa praktik ini belum sepenuhnya sesuai dengan prinsip-prinsip syariah. Beberapa influencer cenderung menutupi kekurangan produk, yang dapat menimbulkan risiko penipuan dan bertentangan dengan nilai kejujuran dalam Islam. Penelitian ini merekomendasikan agar pelaku bisnis dan influencer memperhatikan prinsip etika, seperti transparansi dan tanggung jawab sosial, untuk memastikan bahwa endorsement tidak hanya menguntungkan secara ekonomi tetapi juga sejalan dengan nilai-nilai Islam. Dari hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi industri tentang pentingnya etika bisnis Islam dalam praktik endorsement.