Khairunnisa Khairunnisa
Universitas Islam Riau

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Sosialisasi Akuntansi Syariah pada UMKM di Desa Simpang Ayam Kabupaten Bengkalis Rona Naula Oktaviani; Rosyetti Rosyetti; Khairunnisa Khairunnisa; Rahmat Setiawan; Jonni Adi Putra
ARSY : Jurnal Aplikasi Riset kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): ARSY : Jurnal Aplikasi Riset kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Al-Matani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/arsy.v6i1.1241

Abstract

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman pelaku UMKM tentang akuntansi syariah. Sosialisasi dilaksanakan di Aula Kantor Desa Simpang Ayam, Kabupaten Bengkalis. Metode yang digunakan adalah presentasi interaktif dan diskusi. Hasinyal menunjukkan peningkatan pemahaman peserta, yang awalnya terbatas, menjadi lebih baik setelah kegiatan. Peserta menunjukkan antusiasme tinggi dan berencana menerapkan konsep akuntansi syariah dalam bisnis mereka. Kegiatan ini diharapkan memberikan dampak positif bagi UMKM dalam pengelolaan keuangan berbasis syariah. Pendampingan lanjutan diperlukan untuk memastikan implementasi yang lebih optimal.
PENGARUH KEPEMILIKAN INSTITUSIONAL DAN KOMISARIS INDEPENDEN TERHADAP KUALITAS LAPORAN KEUANGAN DENGAN KUALITAS AUDIT SEBAGAI MODERASI Rona Naula Oktaviani; Khairunnisa Khairunnisa; Salzabela Ushabina Caramoy
Kurs : Jurnal Akuntansi, Kewirausahaan dan Bisnis Vol. 11 No. 1 (2026): Kurs : Jurnal Akuntansi, Kewirausahaan dan Bisnis
Publisher : Institut Bisnis dan Teknologi Pelita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35145/kurs.v11i1.5914

Abstract

This study aims to analyze the effect of institutional ownership and independent commissioners on financial reporting quality with audit quality as a moderating variable in energy sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange during 2022–2024. This study uses a quantitative approach with secondary data obtained from annual reports and financial statements. The sample was selected using purposive sampling, resulting in 73 companies with 219 observations. Data analysis was conducted using panel data regression with the Fixed Effect Model (FEM) and Moderated Regression Analysis (MRA) using EViews 13. The results show that institutional ownership has a significant negative effect on financial reporting quality, while independent commissioners have no significant effect. Audit quality, proxied by audit firm size, has a significant positive effect, while audit delay has no significant effect. The moderating results indicate that audit firm size does not moderate the effect of institutional ownership but weakens the effect of independent commissioners. Meanwhile, audit delay strengthens the effect of institutional ownership but does not moderate the effect of independent commissioners. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemilikan institusional dan komisaris independen terhadap kualitas laporan keuangan dengan kualitas audit sebagai variabel moderasi pada perusahaan sektor energi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2022–2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan tahunan dan laporan keuangan. Sampel ditentukan menggunakan metode purposive sampling dengan jumlah 73 perusahaan dan total 219 observasi. Teknik analisis data menggunakan regresi data panel dengan Fixed Effect Model (FEM) serta Moderated Regression Analysis (MRA) menggunakan EViews 13. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemilikan institusional berpengaruh negatif signifikan terhadap kualitas laporan keuangan, sedangkan komisaris independen tidak berpengaruh signifikan. Kualitas audit yang diproksikan dengan ukuran Kantor Akuntan Publik (KAP) berpengaruh positif signifikan, sedangkan audit delay tidak berpengaruh signifikan. Variabel moderasi menunjukkan bahwa ukuran KAP tidak memoderasi pengaruh kepemilikan institusional, tetapi memperlemah pengaruh komisaris independen. Sementara itu, audit delay memperkuat pengaruh kepemilikan institusional, namun tidak memoderasi pengaruh komisaris independen.
Kinerja ESG dan Manajemen Laba: Bukti Empiris pada Perusahaan Terbuka di Indonesia Wulan Rahmawati; Khairunnisa Khairunnisa
LANCAH: Jurnal Inovasi dan Tren Vol. 4 No. 2 (2026): NOVEMBER
Publisher : Lembaga Komunitas Informasi Teknologi Aceh (KITA), Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35870/ljit.v4i2.8286

Abstract

Praktik manajemen laba masih menjadi isu penting dalam pelaporan keuangan karena dapat mengurangi kredibilitas informasi yang disajikan kepada para pemangku kepentingan. Namun, bukti empiris mengenai kemampuan kinerja Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam membatasi praktik tersebut masih menunjukkan hasil yang beragam, terutama di negara berkembang. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara kinerja ESG dan manajemen laba pada perusahaan nonkeuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2019–2023. Penelitian menggunakan data panel seimbang dengan model regresi efek tetap (fixed effects) dan cluster-robust standard errors. Manajemen laba diukur menggunakan akrual diskresioner, sedangkan kinerja ESG diproksikan dengan Refinitiv ESG Score satu tahun sebelumnya (one-year lagged). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja ESG periode sebelumnya berpengaruh negatif dan signifikan terhadap manajemen laba, yang mengindikasikan bahwa perusahaan dengan kinerja ESG yang lebih baik cenderung melakukan praktik pelaporan keuangan oportunistik yang lebih rendah. Analisis robustnes menunjukkan bahwa meskipun pandemi COVID-19 berkaitan dengan peningkatan manajemen laba, kondisi tersebut tidak memoderasi hubungan antara kinerja ESG dan manajemen laba secara signifikan. Temuan ini menegaskan pentingnya ESG dalam mendukung kualitas pelaporan keuangan serta memberikan implikasi bagi manajer, investor, dan regulator dalam mendorong praktik bisnis yang berkelanjutan dan transparan.