Husnayain
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KONTROVERSI KAUM SUFI DAN KAUM MUTAFAQQIH TENTANG FIQIH DAN AGAMA DALAM KITAB AL-LUMA’ Husnayain
Living Sufism: Journal of Sufism and Psychotherapy Vol. 2 No. 02 (2023): December
Publisher : Program Studi Tasawuf dan Psikoterapi Fakultas Ushuluddin Universitas Annuqayah Guluk-Guluk Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59005/ls.v2i02.328

Abstract

Salah satu masalah yang terjadi dalam peradaban Islam adalah adanya pertentangan dan perdebatan antar sesama muslim dengan berbagai kontroversi yang tejadi sepanjang peradaban Islam. Salah satu kontroversi yang terjadi di kalangan kaum muslimin adalah adanya kontroversi antara kaum sufi dan kaum mutafaqqih tentang fiqih dan agama. Hal ini disebabkan karena adanya perbedaan persepsi antara kaum sufi yang pandangannya bersifat bathiniyah dan kaum mutafaqqih yang sifatnya lahiriah. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk memahami dan mengkritisi pemikiran Syekh Abu Nasr AlSarraj Al-Thusi tentang kontroversi kaum sufi terhadap kaum mutafaqqih tentang fiqih dan agama dalam kitab Al-Luma’. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Adapun jenis penelitian ini adalah penelitian pustaka atau library research. Dalam menganalisis data penelitian ini, penulis menggunakan teori yang dikemukakan oleh A.J. Arberry dalam bukunya “An Account of The Mystic of Islam” tentang konsep kritik atau kontroversi yang dilakukan ulama‟ fiqih terhadap kaum sufi karena konsep yang dikemukakan A.J. Arberry sangat detail atas penyebab kontroversi yang terjadi sejak masa para sufi. Hasil dari penelitian ini yaitu pendapat Syekh Abu Nasr Sarraj memihak atas membenarkan kaum sufi beliau memberikan argumen-argumen yang sangat kritis untuk membuktikan kebenaran kaum sufi di balik tuduhan-tuduhan kaum mutafaqqih. Karena Al-Luma’ ditulis olehnya sebagai penengah atas pertentangan antara kaum sufi dan kaum mutafaqqih pada beberapa abad silam, utamanya tentang tuduhan-tudahan tidak benar yang diciptakan oleh kaum mutafaqqih. Jadi, Syekh Abu Nasr Al-Sarraj telah berusaha menengahi konflik antara dua kaum tersebut melalui kitab Al-Luma’.