Dengan adanya pembelajaran IPA ini sebagai calon guru atau guru yang akan memberikan pelajaran kepada siswa hendaklah memiliki pemahaman tentang sains secara luas agar dapat disampsikan kepada siswa melalui teori maupun prakteknya secara langsung di lapangan. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui seberapa efektif pengajar IPA di dalam perguruan tinggi dalam meningkatkan pengetahuan sains sebagai calon guru dengan menggunakan konsep pembelajaran untuk mengajar. Pentingnya penelitian ini dilakukan dikarenakan satu dari salah satu program studi di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sorong adalah program studi IPA. Program studi ini sebelumnya belum pernah dilakukan penelitian untuk mengetahui bagaimana efektifitas pengajar IPA dalam meningkatkan pemahaman mereka terhadap sains yang dimana mereka merupakan calon pengajar atau calon guru yang akan memberikan edukasi yang baik kepada siswa yang nantinya mereka berikan pengajaran. Dalam metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan jenis dan pendekatan penelitian dalam penelitian ini adalah kualitatif deskripti, Objek dalam penelitian ini adalah mahasiswa Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sorong. Dari hasil wawancara yang dilakukan kepada 5 responden, dapat kita ketahui bahwa semua responden mempunyai jawaban dari wawancara mengarah kepada hal yang positif dalam jawaban-jawaban tersebut. kelima responden tersebut merupakan mahasiswa yang berada di Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam Negeri Sorong yang aktif dalam bangku perkuliahan. Menurut kelima responden tersebut adanya dampak yang baik jika terdapat tambahan ektrakulikuler guna memberikan pemahaman yang luas terhadap calon guru sekolah dasar