Eevina Ananda, Nurul
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pendapat Prof Quraisy Shihab terhadap Syafa'at Nabi Muhammad SAW Mas'udah, Lailatul; Eevina Ananda, Nurul
FIRDAUS: Jurnal Keislaman, Pemikiran Islam, dan Living Qur'an Vol 3 No 02 (2024): Firdaus: Jurnal Keislaman, Pemikiran Islam, dan Living Qur’an
Publisher : Prodi IAT STAI Al Akbar Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62589/iat.v3i02.344

Abstract

Petunjuk al-Qur'an tidak hanya terbatas pada ketauhidan dan juga keimanan saja. Melainkan, juga membahas permasalahan sosial, sejarah dan lain-lain. Meskipun. kenyataannya al-Qur'an tidak menjelaskan secara rinci setiap permasalahan tersebut tetapi dibutuhkannya secara penting dalam memahami makna syafa'at yang sebenarnya. Terutama tentang adanya kontroversi terhadap adanya syafa'at Nabi Muhammad SAW. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian library research, dengan menggunakan pendekatan kualitatif, metode yang peneliti gunakan adalah metode tafsir tematik yaitu suatu cara menafsirkan al-Qur'an dengan mengambil tema tertentu, lalu mengumpulkan ayat-ayat yang terkait dengan tema tersebut. Kemudian dijelaskan satu persatu dari sisi semantisnya dan penafsirannya, dihubungkan satu dengan yang lain, sehingga membentuk suatu gagasan yang utuh dan komprehensip mengenai pandangan al-Qur'an terhadap tema yang dikaji. Dijelaskan dalam surah taha ayat 109 bahwa pada hari kiamat nanti, tidak berguna syafa'at dari siapapun, kecuali bagi seorang yang sudah memperoleh kedudukan disisi Allah dan diberi izin untuknya guna mengajukan syafa'at dan yang diajukan telah memperoleh izin. Dia (Allah) mengetahui apa yang dihadapan mereka dan apa yang dibelakang mereka. Pengaruh Syafa'at Nabi Muhammad saw dalam kehidupan sekarang diantaranya: Doa dan permohonan syafa'at, Teladan hidup, Cinta dan penghormatan, Kebahagiaan spiritual dan keterikatan sosial. Makna Syafa'at menurut M. Quraish Shihab adalah upaya untuk memohon ampuanan Allah swt melalui perantara-perantara hamba-Nya yang diberikan otoritas.