Bachtiar Farida Amri
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengembangan Alternatif Strategi Pemasaran Dama Kara melalui Analisis Segmenting, Targeting, Positioning, dan Bauran Pemasaran Abdurrahman, Abrar Audi; Mutiara Amalia Widia Putri; Talitha Paramesti Nariswari; Bachtiar Farida Amri
Determinasi: Jurnal Penelitian Ekonomi Manajemen dan Akuntansi Vol. 2 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/determinasi.v2i1.187

Abstract

Abstract Since its recognition as an Intangible Cultural Heritage by UNESCO in 2009, Batik, an art style originating from Indonesia, has gained significant attention. Batik is widely exported to various countries, both in the form of fabrics and apparel, with the main markets being the United States, Japan, and European countries. However, data shows that there has been a decline in export value from 2015 to 2021, which has encouraged business people in the batik industry in Indonesia to try to maximize the domestic market. The number of young people who are increasingly fond of using batik is an opportunity in Indonesia. Dama Kara is one of the clothing brands from Bandung that presents batik with a modern feel. Although it has many customers, Dama Kara still has to continue to innovate and develop markets in Indonesia and abroad to maintain its competitive advantage. Therefore, it is necessary to conduct research to find out Dama Kara's current position when compared to its competitors. This research was conducted with a qualitative approach and used secondary data obtained through observation. From the results of the research, it is known that Dama Kara implements a concentrated marketing strategy that targets young adults, likes local culture, and has a social spirit. When viewed through strategic group mapping by considering price and product variety, Dama Kara is in the middle position (medium price and medium product variety). To continue to be able to compete in the Indonesian and foreign batik markets, researchers developed a marketing strategy that can be implemented by Dama Kara. Keywords: batik, innovation, marketing strategy, marketing mix, strategic group mapping. Abstrak Batik, yang merupakan karya seni asal Indonesia, menjadi sorotan dunia sejak diresmikan sebagai Warisan Budaya Tak Benda oleh UNESCO pada tahun 2009. Batik banyak diekspor ke berbagai negara, baik dalam bentuk kain maupun pakaian jadi, dengan pasar utama yaitu Amerika Serikat, Jepang, dan negara-negara Eropa. Akan tetapi data menunjukkan bahwa terjadi penurunan nilai ekspor sejak tahun 2015 hingga 2021, di mana hal ini mendorong pelaku bisnis pada industri batik di Indonesia untuk mencoba memaksimalkan pasar domestik. Banyaknya generasi muda yang semakin gemar menggunakan batik menjadi peluang tersendiri di Indonesia. Dama Kara merupakan salah satu merek pakaian asal Bandung yang menghadirkan batik dengan nuansa modern. Meskipun telah memiliki banyak pelanggan, Dama Kara masih harus terus melakukan inovasi dan mengembangkan pasar di Indonesia dan mancanegara untuk bisa mempertahankan keunggulan kompetitifnya. Oleh karena itu, perlu dilakukan penelitian untuk bisa mengetahui posisi Dama Kara saat ini apabila dibandingkan dengan pesaingnya. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif dan menggunakan data sekunder yang diperoleh melalui observasi. Dari hasil penelitian, diketahui bahwa Dama Kara menerapkan strategi pemasaran terkonsentrasi yang menargetkan dewasa muda, menyukai budaya lokal, dan berjiwa sosial. Apabila dilihat melalui strategic group mapping dengan mempertimbangkan harga dan variasi produk, Dama Kara berada di posisi tengah (harga sedang dan variasi produk sedang). Untuk terus bisa berkompetisi di pasar batik Indonesia dan Mancanegara, peneliti mengembangkan strategi pemasaran yang dapat diimplementasikan oleh Dama Kara. Kata kunci: batik, inovasi, strategi pemasaran, bauran pemasaran, strategic group mapping