Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Menjadikan Growth Mindset Solusi Bagi Kesenjangan Prestasi dalam Akademik di Indonesia Noer Laily, Raviqa; Fauzan
AL-UJRAH Vol 2 No 02 (2023): Al-Ujrah: Jurnal Ekonomi Islam
Publisher : Prodi Ekomoni Syariah STAI Al Akbar Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62589/alujrah.v2i02.234

Abstract

Dengan keadaan pembelajaran Indonesia saat ini masih terbilang kurang dibandingkan negara lain. Salah satu penyebabnya adalah system pembelajaran yang hanya memfokuskan hasil akhir, padahal yang dibutuhkan masa depan adalah pemikiran yang maju dan berkembang (growth mindset). Dengan metode penelitian kualitatif maka penelitian ini akan menjelaskan solusi untuk Indonesia dalam menghadapi kesenjangan prestasi di akademik. Untuk mengatasi kesenjangan dalam prestasi akademik, seringkali diperlukan pendekatan yang holistik, seperti penerapan konsep growth mindset untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang mendukung pertumbuhan akademik dan pribadi yang merata bagi semua siswa. Growth mindset adalah keyakinan bahwa kemampuan seseorang dapat dikembangkan dan bahwa segala sesuatu dapat dicapai melalui belajar. Dengan mempromosikan penerapan ini besar keinginan hasil pada setiap siswa untuk tumbuh, berkembang, dan mencapai kesuksesan akademik, hal ini dapat membantu mengurangi kesenjangan dalam prestasi akademik di Indonesia.
Integrating Local Wisdom and Policy Strategies for a Sustainable Blue Economy: The Case of Bengawan River Society in Bojonegoro City Dwi Pranidya, Cici; Rohma, Mamluatur; Noer Laily, Raviqa
OECONOMICUS Journal of Economics Vol. 10 No. 1 (2025): (December) edisi 19
Publisher : Program Studi Ilmu Ekonomi UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The blue economy is a way of thinking about sustainable development that focuses on using water resources to boost the economy, promote health, and protect ecosystems. The Bengawan River is one of the longest rivers in Java. It is very important to the community's social and economic life, both through farming and fishing and through ecotourism. But pollution, environmental damage, and overexploitation have put the region's ecological and economic sustainability at risk. The Bengawan community, on the other hand, has local knowledge that has been passed down through the years about how to keep nature in balance. For example, they have a tradition of working together to clean the river and regulations about how to use water. This study seeks to evaluate the feasibility of incorporating indigenous knowledge into blue economy policy frameworks to attain ecological sustainability while enhancing the welfare of the Bengawan community. The research employs a qualitative methodology featuring descriptive analysis, collecting data through field observations, stakeholder interviews, and a literature evaluation pertaining to blue economy policy. The study's findings demonstrate that the local wisdom of the Bengawan community possesses ecological value consistent with the tenets of the blue economy; yet, it has not been effectively incorporated into government policy. This integration necessitates adaptable policy measures that incorporate community engagement, rules grounded in local values, and endorsement of sustainable empowerment initiatives. This study offers a conceptual contribution through a blue economy policy model rooted in local wisdom, alongside practical recommendations for local governments and stakeholders to ensure the sustainability of the Bengawan River in Bojonegoro.
Menjadikan Growth Mindset Solusi Bagi Kesenjangan Prestasi dalam Akademik di Indonesia Noer Laily, Raviqa; Fauzan
AL-UJRAH Vol. 2 No. 2 (2023): Desember
Publisher : Prodi Ekomoni Syariah STAI Al Akbar Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dengan keadaan pembelajaran Indonesia saat ini masih terbilang kurang dibandingkan negara lain. Salah satu penyebabnya adalah system pembelajaran yang hanya memfokuskan hasil akhir, padahal yang dibutuhkan masa depan adalah pemikiran yang maju dan berkembang (growth mindset). Dengan metode penelitian kualitatif maka penelitian ini akan menjelaskan solusi untuk Indonesia dalam menghadapi kesenjangan prestasi di akademik. Untuk mengatasi kesenjangan dalam prestasi akademik, seringkali diperlukan pendekatan yang holistik, seperti penerapan konsep growth mindset untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang mendukung pertumbuhan akademik dan pribadi yang merata bagi semua siswa. Growth mindset adalah keyakinan bahwa kemampuan seseorang dapat dikembangkan dan bahwa segala sesuatu dapat dicapai melalui belajar. Dengan mempromosikan penerapan ini besar keinginan hasil pada setiap siswa untuk tumbuh, berkembang, dan mencapai kesuksesan akademik, hal ini dapat membantu mengurangi kesenjangan dalam prestasi akademik di Indonesia.