Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Dampak Kontribusi Pengusaha Tani Kopi dalam Meningkatkan Pendapatan Masyarakat (Studi Kasus Desa Sumberduren Kecamatan Krucil Kabupaten probolinggo) Al Hadi, Mochamad Sabiq; Intan Putri Nazila
AL-UJRAH Vol 3 No 02 (2024): Al-Ujrah: Jurnal Ekonomi Islam
Publisher : Prodi Ekomoni Syariah STAI Al Akbar Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62589/alujrah.v3i02.329

Abstract

Abstrak Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keadaan di Jawa Timur, perkebunan kopi telah menjadi pilar utama dalam memajukan perekonomian daerah dan dapat meningkatkan pendapatan masyarakat. Namun, masyarakat di Desa Sumberduren masih banyak yang menjual hasil panen kopinya dalam bentuk gelondongan basah. Dengan melihat sumber daya alam kopi yang melimpah, apalagi kopi kini telah menjadi andalan di Jawa Timur, maka perlu adanya inovasi dalam pengolahan produk agar dapat meningkatkan nilai tambah produk kopi dan harga jual produk kopi. Rumusan masalah dari penelitian ini adalah (1) Bagaimana dampak kontribusi usahatani kopi dalam meningkatkan pendapatan masyarakat Desa Sumberduren. (2) Bagaimana tingkat pendapatan masyarakat Desa Sumberduren, Kec. Krucil, Kabupaten Probolinggo. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Pendekatan ini merupakan prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari organisasi dan perilaku yang diamati dan diarahkan pada latar alamiah dan individu secara utuh. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kontribusi pertanian kopi dalam meningkatkan pendapatan masyarakat di Desa Sumberduren memberikan dampak yang luas. Secara ekonomi, usaha ini menjadi sumber pendapatan utama masyarakat Desa Sumberduren, Kec. Krucil, Kabupaten Probolinggo. Kata Kunci: Kontribusi pertanian kopi, tingkat pendapatan masyarakat
Utilizing the Attention Economy as A Means of Actualizing Santripreneurs mochammad Sabiq Al Hadi Sabiq; Intan Putri Nazila
HARAMAIN: Jurnal Manajemen Bisnis Vol. 6 No. 01 (2026): HARAMAIN : JURNAL MANAJEMEN BISNIS
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Kepada Masyarakat Institut Badri Mashduqi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66931/jmb-414

Abstract

The rapid growth of the digital economy has transformed entrepreneurship from being primarily based on physical capital to one increasingly driven by public attention. However, studies on the role of the attention economy in developing santripreneurship within Islamic boarding schools remain limited. This study aims to examine the utilization of the attention economy as a form of santripreneur actualization at Pondok Pesantren Roudhotun Nafiiyah Pasuruan and to formulate an attention economy-based santripreneur model. This research employed a qualitative case study approach. Data were collected through observations, in-depth interviews, and documentation involving pesantren leaders, entrepreneurship program managers, and santri. Data were analyzed using the interactive model of Miles, Huberman, and SaldaƱa. The findings show that the attention economy is implemented through digital content creation, social media management, promotion of student products, and dissemination of pesantren activities. Public attention functions as digital capital that can be transformed into trust, reputation, social networks, and entrepreneurial opportunities. The study also found that Islamic values, including amanah, honesty, responsibility, and maslahah, guide attention economy practices. Based on these findings, this study proposes an attention economy-based santripreneur model that integrates digital engagement, entrepreneurship, and Islamic values. The study contributes to Islamic entrepreneurship literature by introducing attention as a strategic capital for santripreneur development in the digital era.