This Author published in this journals
All Journal Jurnal Kognisia
Ramdhan, Satyo Hernawan
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERANAN BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KECENDERUNGAN PERILAKU KORUPSI PADA PEGAWAI INSTANSI PEMERINTAHAN KOTA BANJARBARU Ramdhan, Satyo Hernawan; Fauzia, Rahmi; Achmad, Rendy Alfianoor
Jurnal Kognisia Vol 2, No 1 (2019): April
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jk.v2i1.1629

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan budaya  organisasi  terhadap  kecenderungan  perilaku korupsi pada pegawai instansi pemerintahan Kota Banjarbaru. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik total sampling, dengan menyertakan semua anggota populasi yang ada sebagai sampel dengan jumlah subjek sebanyak 83 orang pegawai. Metode analisis data pada penelitian ini menggunakan regresi linear sederhana dan metode pengumpulan data menggunakan skala budaya organisasi dan skala kecenderungan perilaku korupsi. Hasil penelitian menunjukan terdapat peranan budaya organisasi terhadap kecenderungan perilaku korupsi pada pegawai instansi pemerintahan Kota Banjarbaru dengan nilai koefisien regresi sebesar -0,656 dan taraf signifikansi sebesar 0,000. Nilai ini menunjukan bahwa adanya peranan yang signifikan dan negatif antar variabel, artinya semakin tinggi budaya organisasinya maka semakin rendah kecenderungan perilaku korupsi pada pegawai instansi pemerintahan Kota Banjarbaru, begitu juga sebaliknya. Peranan budaya organisasi terhadap kecenderungan perilaku korupsi sebesar 18,8%, sedangkan 81,2% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Saran penelitian ini diharapkan agar pegawai bekerja melaksanakan dan mematuhi peraturan yang berlaku, memberikan pemahaman mengenai kecenderungan perilaku korupsi serta berpartisipasi aktif serta memberikan pengawasan pada instansi pemerintahan dalam menjalankan tugas dan kewenangannya agar dapat terhindar dari perilaku tersebut.