Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERBANDINGAN NILAI LAJU ENDAP DARAH MENGGUNAKAN ANTIKOAGULAN EDTA DAN NATRIUM SITRAT 3,8% PADA REMAJA YANG SEDANG MENSTRUASI Erik Erianto Arif; Wa Ode Nova Novianti; Ayuni
Jurnal MediLab Mandala Waluya Vol. 9 No. 2 (2025): JURNAL MEDILAB MANDALA WALUYA
Publisher : Prodi D4 Teknologi Laboratorium Medis, Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/medilab.v9i2.1408

Abstract

Pemeriksaan laju endap darah (LED) merupakan parameter penting untuk mendeteksi inflamasi dan kondisi patologis. Penggunaan antikoagulan yang berbeda dapat mempengaruhi hasil pemeriksaan LED, khususnya pada remaja yang sedang menstruasi yang rentan mengalami anemia akibat kehilangan darah periodik. Metode Westergren menggunakan darah EDTA yang diencerkan dengan natrium sitrat 3,8%, namun penggunaan dua antikoagulan secara bersamaan menimbulkan pertanyaan metodologis yang perlu dikaji. Mengetahui perbandingan nilai LED menggunakan antikoagulan EDTA dan natrium sitrat 3,8% pada remaja yang sedang menstruasi. Penelitian observasional analitik dengan desain cross-sectional pada 50 mahasiswi berusia 17-20 tahun yang sedang menstruasi di Universitas Mandala Waluya. Pemeriksaan LED dilakukan menggunakan metode Westergren dengan kedua jenis antikoagulan. Analisis data menggunakan uji normalitas Kolmogorov-Smirnov dilanjutkan uji Independent Samples t-Test. Nilai rata-rata LED dengan antikoagulan EDTA sebesar 13,28 ± 3,911 mm/jam dengan 92% sampel normal, sedangkan natrium sitrat 3,8% sebesar 11,32 ± 3,838 mm/jam dengan distribusi serupa. Uji statistik menunjukkan tidak terdapat perbedaan signifikan (p=0,874; p>0,05) dengan perbedaan rata-rata hanya 0,140 mm/jam. Tidak terdapat perbedaan bermakna antara nilai LED menggunakan antikoagulan EDTA dan natrium sitrat 3,8% pada remaja yang sedang menstruasi. Kedua antikoagulan dapat digunakan secara bergantian dalam praktik laboratorium klinis.