Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

STUDI KELAYAKAN PROYEK PEMBANGUNAN PERUMAHAN F KOTA MALANG Alfi Syahri, Ika Wahyu; Sumardi, Sumardi; Naibaho, Armin
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 1 (2024): EDISI MARET
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i1.3805

Abstract

Perbedaan tingkat kesejahteraan finansial menyebabkan perbedaan kebutuhan dan keinginan dalam memilih hunian. Proyek Pembangunan Perumahan F yang dibangun di atas lahan seluas 3,2 Ha berlokasi di Kec. Karang Ploso, Kota Malang. Dikarenakan investasi ini bernilai besar, maka diperlukan adanya studi kelayakan dari aspek pasar, teknis, dan finansialnya. Penelitian ini memiliki lima tujuan, yang pertama untuk mengetahui kelayakan aspek pasar berdasarkan minat masyarakat. Yang kedua, menganalisis kelayakan teknis sesuai peraturan yang berlaku. Ketiga, menghitung jumlah rumah optimal menggunakan bantuan aplikasi Lindo 6.1. Keempat, menghitung kelayakan finansial. Dan yang kelima, untuk mengetahui hasil analisis sensivitas terhadap faktor-faktor yang ditinjau dari parameter finansial. Parameter yang digunakan untuk meninjau aspek finansial yaitu Net Present Value (NPV), Benefit Cost Ratio (BCR), Internal Rate of Return (IRR), dan Payback Period (PP). Berdasarkan hasil analisis, didapatkan tipe rumah yang paling diminati yaitu tipe 80/60 sebesar 58%, tipe 105/77 sebesar 25%, dan tipe 125/119 sebesar 17%. Dalam kondisi eksisting, kesesuaian terhadap parameter teknis yang berlaku sebesar 100%. Jumlah rumah optimal sebanyak 186 unit dengan keuntungan yang diperoleh sebesar Rp27.965.851.908,58. Hasil analisis kelayakan finansial pada kondisi eksisting dinyatakan layak dengan PP sebesar 1.15 tahun, NPV sebesar Rp279.710.575.349, BCR sebesar 2.7, dan IRR sebesar 45,9%. Kondisi optimal dinyatakan layak secara finansial dengan PP sebesar 1.38 tahun, NPV sebesar Rp300.301.469.958, nilai BCR sebesar 2.82, dan IRR sebesar 76.09%. Untuk analisis sensivitas menyatakan bahwa investasi akan menjadi tidak layak dilaksanakan jika biaya pengeluaran naik sebesar 93% pada kondisi eksisting dan 145% pada kondisi optimal. Pendapatan turun sebesar 40% pada kondisi eksisting dan 65% pada kondisi optimal.