Pengabdian terintegrasi dengan mata kuliah adalah upaya Universitas Sriwijaya untuk mengkolaborasikan kegiatan pengabdian dengan mata kuliah relevan, menciptakan harmonisasi antara akademik dan pengabdian serta aplikasinya di masyarakat. Salah satu materi penting dalam Mata Kuliah Eksplorasi Sumberdaya Laut dan Estuari (ELSE) adalah perikanan tangkap yang berpotensi menangkap spesies dilindungi, seperti lumba-lumba dan belangkas di perairan Banyuasin, Sumatera Selatan. Untuk itu, diperlukan peningkatan kesadaran masyarakat, khususnya nelayan, akan pentingnya melestarikan biota yang dilindungi. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran nelayan di Desa Sungsang dalam menjaga biota laut yang dilindungi di wilayah mereka. Dilaksanakan pada Agustus - September 2023 di laboratorium ESAK Jurusan Ilmu Kelautan Universitas Sriwijaya dan Desa Sungsang I, Kabupaten Banyuasin, metode yang digunakan meliputi wawancara dan edukasi kepada nelayan. Mahasiswa, didampingi asisten, membuat kuesioner saat praktikum mata kuliah ELSE di laboratorium dan menerapkannya kepada nelayan di Desa Sungsang I. Metode pre dan post test digunakan sebagai instrumen evaluasi kegiatan pengabdian. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman nelayan dalam mengidentifikasi biota yang dilindungi seperti belangkas dan lumba-lumba (dari 88% menjadi 100%), kemampuan membedakan jenis kelamin biota (dari 60% menjadi 100%), kesadaran bahwa lumba-lumba dan belangkas adalah biota yang dilindungi (dari 60% menjadi 100%), serta kesadaran untuk melepaskan lumba-lumba dan belangkas yang terjerat jaring ke perairan (dari 60% menjadi 100%) dan membiarkan biota tersebut jika melewati kapal. Manfaat ganda dari pengabdian terintegrasi ini adalah nelayan mendapatkan pengetahuan untuk melestarikan biota yang dilindungi, dan mahasiswa dapat menerapkan ilmu secara langsung di lapangan.