p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Falahiya
Dwi Setya Nugrahini
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Dampak Strategi Personal Branding Funding Officer terhadap Loyalitas Nasabah di Bank Pembiayaan Rakyat Syariah Lantabur Tebuireng Cabang Mojokerto Gita Verawati; Dwi Setya Nugrahini
Falahiya: Journal of Islamic Banking and Finance Vol. 1 No. 1 (2022)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/falahiya.v1i1.656

Abstract

Personal branding merupakan proses seseorang untuk membentuk jati diri dengan cara mempromosikan diri sendiri yang bertujuan agar orang lain menilainya dari prestasi dan pencapaian yang telah dilaksanakan. Personal branding sangatlah penting untuk diterapkan dimanapun kita bekerja, termasuk di bidang marketing seperi funding officer. Seorang funding officer harus mampu berkomunikasi baik dan memberikan pelayanan yang terbaik kepada nasabah agar terciptanya nasabah yang loyal. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui penerapan strategi personal branding funding officer terhadap loyalitas nasabah di BPRS Lantabur Tebuireng Cabang Mojokerto, dampak strategi personal branding funding officer terhadap loyalitas nasabah di BPRS Lantabur Tebuireng Cabang Mojokerto, dan upaya yang dilakukan BPRS Lantabur Tebuireng Cabang Mojokerto dalam menangani dampak personal branding funding officer terhadap loyalitas nasabah. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dan termasuk juga ke dalam penelitian lapangan (field research). Peneliti mencari data langsung kepada pimpinan cabang, funding officer dan nasabah BPRS Lantabur Tebuireng Cabang Mojoketo. Peneliti mencari fakta-fakta tentang strategi personal branding yang dilakukan funding officer. Hasil penelitian ini adalah (1) Strategi personal branding yang diterapkan funding officer di BPRS Lantabur Tebuireng Cabang Mojokerto sudah sesuai dengan teori Farco Siswiyanto Raharjo yaitu menerapkan 8 strategi personal branding, namun ada beberapa yang belum sesuai yaitu belum menerapkan spesialisasi dengan maksimal dan perlu untuk ditingkatkan lagi. (2) Dampak strategi personal branding funding officer terhadap loyalitas nasabah di BPRS Lantabur Tebuireng Cabang Mojokerto menunjukkan bahwa ketika nasabah sangat loyal dengan funding officernya, seringkali nasabah tidak setuju digantikan dengan yang lain karena alasan pelayanan tidak sama. Dan menyebabkan nasabah tidak menabung lagi. (3) Upaya yang dilakukan BPRS Lantabur Tebuireng Cabang Mojokerto dalam menangani dampak personal branding funding officer terhadap loyalitas nasabah yaitu dengan menerapkan sistem rolling posisi setiap dua tahun sekali dan sebelum proses rolling funding officer harus berpamitan dengan nasabah memperkenalkan penggantinya. Personal branding is the process of a person to form an identity by means of self-promotion with the aim that others will judge him from the achievements and achievements that have been carried out. Personal branding is very important to be applied wherever we work, including in the field of marketing such as funding officer. A funding officer must be able to communicate well and provide the best service to customers in order to create loyal customers. The purpose of this study is to determine the implementation of the personal branding funding officer strategy on customer loyalty at BPRS Lantabur Tebuireng Mojokerto Branch, the impact of the funding officer personal branding strategy on customer loyalty at BPRS Lantabur Tebuireng Mojokerto Branch, and the efforts made by BPRS Lantabur Tebuireng Mojokerto branch in dealing with the impact of personal branding funding officer on customer loyalty. The type of research used is descriptive qualitative research and is also included in field research. Researchers look for direct data to branch managers, funding officers and customers of BPRS Lantabur Tebuireng Mojoketo Branch. Researchers look for facts about the personal branding strategy carried out by the funding officer. The results of this study are (1) the personal branding strategy applied by the funding officer at the BPRS Lantabur Tebuireng Mojokerto Branch is in accordance with the theory of Farco Siswiyanto Raharjo, namely applying 8 personal branding strategies, but there are some that are not appropriate, namely they have not implemented specialization optimally and need to be improved. again. (2) The impact of the funding officer's personal branding strategy on customer loyalty at BPRS Lantabur Tebuireng, Mojokerto Branch, shows that when customers are very loyal to their funding officers, customers often do not agree to be replaced with others because the service is not the same. And cause customers not to save anymore. (3) Efforts made by BPRS Lantabur Tebuireng Mojokerto Branch in dealing with the impact of personal branding funding officer on customer loyalty, namely by implementing a position rolling system every two years and before the rolling funding officer process must say goodbye to the customer and introduce a replacement.
Pengaruh Pengetahuan tentang Ekonomi Syariah dan Pengalaman Keuangan terhadap Perilaku Konsumsi (Studi pada Mahasiswa FEBI IAIN Ponorogo Angkatan Tahun 2018-2021) Sumartun; Dwi Setya Nugrahini
Falahiya: Journal of Islamic Banking and Finance Vol. 1 No. 1 (2022)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/falahiya.v1i1.662

Abstract

Students are a component of society whose numbers are quite large and have a major influence on the economy. Students of the Faculty of Islamic Economics and Business with different backgrounds of knowledge, financial experience, and consumption behavior, of course, in consuming an item are also different. But in reality, the economic knowledge and financial experience that students have is quite good, but consumption behavior is still irrational because there is a sense of prestige if you don't keep up with today's developments. This study aims to determine and analyze the influence of Islamic economic knowledge and financial experience on the consumption behavior of FEBI IAIN Ponorogo students. This study uses quantitative methods using multiple linear regression analysis. The data processing method uses the IBM SPSS 25 program. The sample technique used is proportionate stratified random sampling. The population in this study was 2,577 students of FEBI IAIN Ponorogo and the sample used was 96 respondents. The results of the study show that: (1) Knowledge of Islamic economics has a significant effect on consumption behavior. (2) Financial experience has a significant effect on consumption behavior. (3) Islamic economic knowledge and financial experience both influence consumption behavior. While the influence given by the variable Islamic economic knowledge and financial experience is 23.1% on student consumption behavior, while the remaining 76.9% is influenced by other factors that are not in the model. Mahasiswa merupakan komponen masyarakat yang jumlahnya cukup besar dan memberikan pengaruh besar terhadap perekonomian. Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam dengan latar belakang pengetahuan, pengalaman keuangan dan perilaku konsumsi yang berbeda-beda tentu dalam pengonsumsian suatu barang juga berbeda. Namun pada kenyataannya pengetahuan ekonomi dan pengalaman keuangan yang dimiliki mahasiswa sudah cukup bagus akan tetapi dalam perilaku konsumsi masih irasional dikarenakan ada rasa gengsi jika tidak mengikuti perkembangan zaman sekarang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis adakah pengaruh pengetahuan ekonomi syariah dan pengalaman keuangan terhadap perilaku konsumsi mahasiswa FEBI IAIN Ponorogo. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan menggunakan analisis regresi linear berganda. Metode pengolahan data menggunakan program IBM SPSS 25. Teknik sampel yang digunakan yaitu proportionate stratified random sampling. Populasi dalam penelitian ini 2.577 mahasiswa FEBI IAIN Ponorogo serta sampel yang digunakan 96 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Pengetahuan ekonomi syariah berpengaruh signifikan terhadap perilaku konsumsi. (2) Pengalaman keuangan berpengaruh signifikan terhadap perilaku konsumsi. (3) Pengetahuan ekonomi syariah dan pengalaman keuangan secara bersama-sama berpengaruh terhadap perilaku konsumsi. Sedangkan pengaruh yang diberikan variabel pengetahuan ekonomi syariah dan pengalaman keuangan sebesar 23,1% terhadap perilaku konsumsi mahasiswa, sedangkan sisanya 76,9% lainnya dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak ada dalam model.